Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Polytron Surabaya IC 2026] Dalila Tembus Final Internasional Pertamanya
26 September 2026
[Polytron Surabaya IC 2026] Dalila Tembus Final Internasional Pertamanya
 
 

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia asal PB Djarum, Dalila Aghnia Puteri, berhasil melangkah ke partai final Polytron Surabaya International Challenge 2026. Tiket ke final menjadi pencapaian pertamanya di turnamen internasional selama Dalila berkarir. Hasil ini dipastikan Dalila setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei, Jia Ling Ke, melalui kemenangan dua gim langsung 21-10, 21-19 pada semifinal, Sabtu (26/9), di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur.

“Pastinya senang dan bersyukur. Setelah latihan yang keras, akhirnya saya bisa ke final pertama saya di pertandingan internasional,” ungkap Dalila.

Memasuki gim kedua, Dalila sempat kehilangan kendali setelah unggul cukup jauh. Keinginannya untuk segera menambah poin justru membuatnya terburu-buru dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut dimanfaatkan Jia Ling Ke untuk mengembangkan permainan dan memberikan tekanan.

“Secara permainan, di gim pertama saya bermain enjoy dan lawan juga tidak memberikan perlawanan yang berarti, sehingga saya bisa mengatur bola dan tempo permainan. Di gim kedua, saat sudah unggul, saya terburu-buru untuk mendapatkan poin. Setelah melakukan kesalahan sendiri, saya menjadi panik. Ketika beberapa kali terburu-buru melakukan serangan, lawan malah menjadi nyaman dan bermain lebih bagus,” jelas Dalila.

Beruntung, Dalila mampu kembali menenangkan diri dan menjaga keunggulannya hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini sekaligus mengantarkannya ke partai final untuk kali pertama di turnamen internasional.

Menghadapi partai puncak yang akan berlangsung Minggu (27/9), Dalila dijadwalkan berhadapan dengan wakil Jepang, Sakura Masuki. Ia menyadari pertandingan final akan menguras tenaga, terlebih kedua pemain sama-sama telah menjalani rangkaian pertandingan hingga hari terakhir turnamen.

“Untuk persiapan besok pastinya dari kondisi badan dulu, karena energi pasti bakal terkuras juga. Jadi, pemulihannya harus bagus. Melawan pemain Jepang pastinya harus siap untuk bermain capek. Apalagi hari terakhir, pasti sudah sama-sama capek, jadi saya akan bermain maksimal saja,” tutur Dalila.

“Evaluasi hari ini adalah harus lebih tenang dan enjoy. Jangan sampai panik saat sedang kehilangan poin,” pungkas Dalila. (AH)