
Di balik gemerlap medali emas yang melingkar di leher pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, tersimpan makna yang sangat mendalam dan emosional. Kemenangan dramatis mereka di final perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bukan sekadar pembuktian ketangguhan di atas lapangan, melainkan sebuah persembahan cinta untuk orang-orang tersayang.
Usai memastikan diri sebagai kampiun dengan menumbangkan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Selasa (29/9), baik Leo maupun Daniel tak kuasa menyembunyikan rasa haru mereka saat sesi konferensi pers. Keduanya memiliki sosok-sosok istimewa yang menjadi sumber kekuatan terbesar mereka.
Bagi Leo Rolly Carnando, kepingan emas ini menjadi kado terindah yang ia sebut sebagai 'rezeki pernikahan'. Belum lama melepas masa lajang dengan pebulutangkis putri Indah Cahya Sari Jamil, Leo langsung mempersembahkan pencapaian tertinggi di level Asia ini untuk sang istri tercinta.
"Yang pasti emas ini buat istri saya (Indah) dan juga buat keluarga saya. Terima kasih juga buat papa, kakak saya, dan sekarang sudah menjadi ibu dan bapak saya, orang tuanya Indah, jadi pastinya saya sangat berterima kasih," ujar Leo.
Namun, suasana seketika menjadi lebih haru ketika Leo menyebut satu sosok yang sangat ia rindukan. Dengan suara bergetar, pemain kelahiran Klaten ini mendedikasikan gelar juara tersebut untuk mendiang ibundanya.
"Pastinya emas ini juga untuk almarhum mama saya. Coba kalau mama saya masih ada, pasti dia sangat bangga," tutur Leo mengenang sang ibunda yang selalu menjadi motivasi terbesarnya dalam berkarier di dunia bulutangkis.
Sementara itu, sang partner, Daniel Marthin, memiliki cara tersendiri dalam meresapi kemenangan ini. Sesaat setelah naik ke podium juara pertama, Daniel tertangkap kamera menatap ke atas dengan penuh rasa syukur. Baginya, pencapaian ini adalah takdir indah yang sudah digariskan oleh Tuhan setelah segala usaha keras yang mereka lakukan.
"Saya bersyukur, dan kepercayaan saya juga kalau memang sudah jalannya, pasti ada aja jalannya. Sempat enggak terpikirkan bisa juara, jadi selama kita percaya, kalau sudah jalannya pasti ada aja. Saya mengucap syukur dan terima kasih untuk semuanya," ungkap Daniel.
Tak lupa, Daniel pun membagikan kebahagiaannya ini untuk orang-orang terdekat yang selalu mendukungnya, termasuk keluarga dari calon istrinya.
"Gelarnya yang pasti untuk orang-orang tersayang saya, keluarga saya, keluarga calon saya, dan juga yang sudah mendoakan," tambah Daniel.
Medali emas yang diraih oleh Leo/Daniel ini didapat melalui perjuangan yang tak mudah. Sempat tertinggal lebih dulu di game pertama, pasangan berjuluk The Babies ini menunjukkan mental juara untuk membalikkan keadaan dan menang rubber game 19-21, 21-13, 21-18.
Lebih dari sekadar gelar, kemenangan di Ichinomiya ini menjadi bukti bahwa dukungan tanpa henti dari keluarga dan orang-orang terkasih adalah bahan bakar terbaik bagi para atlet untuk menorehkan tinta emas di panggung dunia. (NFA)
