Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [WJC 2026] Ganda Putri Indonesia Diminta Lebih Siap Mental
07 Oktober 2026
[WJC 2026] Ganda Putri Indonesia Diminta Lebih Siap Mental
 
 

Tim Indonesia berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Uni Emirat Arab (UAE) pada babak perempat final World Junior Championships (WJC) 2026, Rabu (7/10), di Cairo International Stadium. Meski secara materi Indonesia berada di atas UAE, pelatih ganda putri Ade Lukas menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama dari sisi mental.

Ade Lukas mengatakan kemenangan atas UAE memang sesuai dengan perkiraan karena secara materi Indonesia lebih unggul. Namun, ia menilai penampilan anak asuhnya masih belum maksimal, terlebih sistem pertandingan yang menggunakan format gim 11 poin membuat tekanan di lapangan cukup tinggi.

“Kalau untuk pertandingan pada hari ini memang kita lihat kan dari segi lawan itu tidak sebanding lah, boleh dikata. Jadi memang hari ini secara poin kita memang unggul. Tetapi secara penampilan memang masih perlu diasah, karena memang ini kan gim poin 11 ya,” ujar Ade.

Menurutnya, kehadiran banyak suporter Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain muda. Dari sisi teknik, ia menilai anak asuhnya sudah berada di atas lawan, tetapi aspek mental masih perlu mendapat perhatian.

“Pasti pressure-nya tinggi, apalagi dengan banyak penonton Indonesia. Jadi menurut saya, kalau dari segi teknik, kita di atas. Cuma dari segi mental memang harus benar-benar lebih diasah lagi,” lanjutnya.

Ade juga menilai kualitas permainan yang ditampilkan hari ini masih belum sesuai dengan capaian yang diharapkan. Ia menyebut masih banyak aspek yang harus diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

“Secara kualitas permainan kalau untuk capaian sih mungkin masih belum ya. Masih banyak yang perlu diperbaiki lah,” katanya.

Sementara itu, pada pertandingan hari ini terjadi perubahan susunan pemain di sektor ganda putri. Aurelia Syakira Putri yang sebelumnya diturunkan harus diistirahatkan karena kondisinya tidak fit. Posisi tersebut kemudian diisi Yasintha Ristyna Putri yang berpasangan dengan Atresia.

“Pergantian pemain dari babak sebelumnya, di satu sisi Aurelia Syakira Putri yang tadinya saya turunin, jadi saya istirahatin karena dalam kondisi tidak fit. Jadi saya menurunkan Yasintha Ristyna Putri. Saya pikir dengan Yasintha dan Atresia Naufa Candani pun bisa mengatasilah untuk lawan UAE,” jelas Ade.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Malaysia. Ade menyadari tantangan yang menanti akan jauh lebih berat, khususnya di sektor ganda putri. Secara materi, ia mengakui Malaysia memiliki keunggulan, namun tim Indonesia tetap akan berusaha memberikan perlawanan terbaik.

“Untuk besok, dari sektor ganda putri untuk partai melawan Malaysia, secara materi memang untuk WD itu lebih unggul ya, Malaysia. Tapi mungkin kita akan mempersiapkan semaksimal mungkin. Kita bukan pesimis, tapi kita akan mendekati,” tutur Ade.

Ia berharap persiapan yang dilakukan mampu membuat jarak perolehan poin tidak terlalu jauh apabila Indonesia harus menghadapi pasangan-pasangan Malaysia.

“Paling nggak bisa memberikan poin itu tidak terlalu jauh lah gap-nya. Ya, paling kita akan mempersiapkan itu aja,” pungkasnya. (AH)