
Pasangan ganda campuran muda Indonesia, Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia, mengusung target besar di sisa kompetisi penghujung tahun 2026. Lantaran belum memiliki banyak poin turnamen internasional, keduanya bertekad tampil maksimal demi meraup poin sebanyak-banyaknya dan menembus babak utama, termasuk pada ajang Polytron Indonesia Masters Super 100 2026.
"Karena kita belum ada poin kejuaraan internasional, jadi ya ngumpulin poin sebanyak-banyaknya. Karena kan pasti kualifikasi kalau (turnamen) Super 100. Jadi pokoknya lolos draw (babak utama), main yang bagus gitu sih," ungkap Salsabila usai pertandingan.
Motivasi tinggi untuk mencapai target akhir tahun tersebut sukses dibuktikan Lintang/Salsabila saat mengawali langkah mereka di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, pada Senin (20/10). Berlaga di babak pertama kualifikasi, Lintang/Salsabila tampil solid dan sukses menumbangkan kompatriotnya, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Nahya Muhyifa, lewat kemenangan dua game langsung 21-18, 21-17.
Menghadapi rekan senegara diakui Lintang memberikan keuntungan, meski ia tak menampik masih ada kendala dalam hal adaptasi lapangan. "Ya, ketemu teman sendiri, sudah sering latihan bareng, jadi sudah tahu kelebihan kelemahan lawannya lah. Tadi kami cuma adaptasi lapangannya yang masih kurang kalau dari saya. Anginnya kencang banget kondisinya. Jadi masih agak takut-takut mau buang bolanya ke mana," kata Lintang menjelaskan jalannya laga.
Kemenangan dalam ini menjadi pijakan awal yang penting bagi Lintang/Salsabila. Semenjak masuk ke Pelatnas, pasangan ini memiliki ambisi pribadi untuk terus melampaui batas diri, terutama setelah merasakan dampak positif dari program latihan di Cipayung.
"Di Pelatnas lebih ketarik kemampuannya saja sih sama senior-senior. Soalnya kan sering sparring juga sama yang utama. Jadi kami lebih dapat sparring-nya di sana. Semoga bisa mengikuti jejak naiknya," tambah Lintang.
Menjelang akhir tahun, Lintang/Salsabila masih punya dua turnamen lagi. Tak hanya ingin sekadar lolos kualifikasi, Salsabila menegaskan bahwa mereka juga mengincar kemenangan atas pemain-pemain unggulan maupun pemain yang lebih senior.
"Targetnya pastinya ingin melebihi target diri sendiri sih, kayak bisa ngalahin senior. Kemarin juga beberapa kali kita sudah bisa ngalahin seeded. Nah, dari situ kita pengin lebih lagi, coba untuk bisa ngalahin senior," tegas Salsabila.
Meski demikian, jalan Lintang/Salsabila untuk mengamankan tiket main draw di Kudus belum sepenuhnya aman. Mereka harus kembali menjaga fokus dan ketahanan fisik karena babak kedua kualifikasi akan langsung dimainkan pada Senin sore di hari yang sama.
Pada laga penentuan menuju babak utama nanti sore, Lintang/Salsabila akan kembali dihadapkan pada derbi Merah Putih melawan Aquino Evano Tangka/Salma Mufida. (NFA)
