
Ganda campuran lintas negara gabungan Singapura dan Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja, sukses mengawali langkah mereka dengan kemenangan meyakinkan di ajang Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Berstatus sebagai unggulan keenam, Terry/Gloria melaju ke babak 16 besar usai menumbangkan wakil China, Liao Pin Yi/Liang Yu En, dalam dua game langsung 21-16, 21-14 pada Senin (20/10) di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi momen reuni atau comeback bagi keduanya. Terry dan Gloria diketahui sudah beberapa bulan tidak berpasangan, dengan turnamen All England 2026 menjadi panggung terakhir mereka bersama sebelum kembali bereuni di Kudus.
"Momennya memang pas. Kebetulan (setelah ada perubahan partner), Terry kontak aku, 'Ayo, mau main enggak?', ya sudah aku jawab ayo. Sebatas itu saja awalnya," cerita Gloria usai pertandingan.
Meski berhasil menang straight game, Terry mengakui bahwa permainan mereka di babak awal ini masih dalam tahap adaptasi. "Buat saya tadi permainannya mungkin masih lebih kaku sedikit ya. Tapi ya kami jalani step by step, pasti bisa lebih baik lagi," ungkap pemain asal Singapura tersebut.
Terkait chemistry di lapangan, keduanya mengaku sangat mengandalkan rasa saling percaya. Terry memuji Gloria sebagai pemain kelas dunia yang membuatnya lebih mudah membagi peran di lapangan.
"Dia (Gloria) sudah bermain di level world class, sangat profesional. Tugas saya ya harus rajin cover di belakang, ikut dia saja yang bisa carry," puji Terry.
Menanggapi hal tersebut, Gloria pun menaruh kepercayaan penuh pada ketenangan dan kelincahan Terry. "Saya trust sama Terry. Dia tenang dan pemain yang punya skill, jadi tahu harus berbuat apa di lapangan," sahut Gloria.
Di babak 16 besar selanjutnya, ujian tidak kalah berat sudah menanti. Terry/Gloria dijadwalkan akan berhadapan dengan pasangan asal Jepang, Kenta Matsukawa/Rima Sekino.
Menghadapi sisa turnamen, fokus utama pasangan beda negara ini adalah kembali ke performa terbaik mereka. Ketika disinggung soal target tertinggi, Terry menegaskan bahwa mereka membidik podium utama.
"Pasti target kami mengejar champion. Dapat atau tidaknya, itu urusan Tuhan. Tapi kami akan mencoba memberikan yang terbaik, dan hasil yang baik pasti akan datang," tutup Terry dengan optimistis. (NFA)
