Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Polytron Kudus Indonesia Masters 2026] Rian/Daniel Sukses Tembus Babak Final
24 Oktober 2026
[Polytron Kudus Indonesia Masters 2026] Rian/Daniel Sukses Tembus Babak Final
 
 

Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, sukses mengamankan tiket ke babak final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Tiket partai puncak ini diraih setelah mereka memenangi laga "perang saudara" melawan kompatriotnya, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio, dalam pertarungan sengit tiga game, 21-18, 17-21, 22-20, di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/10).

Laga semifinal tersebut berjalan penuh ketegangan, terutama saat Rian/Daniel sempat kehilangan momentum di game kedua dan tertinggal cukup jauh di set penentuan. Namun, ketenangan dan komunikasi yang solid menjadi kunci keberhasilan mereka membalikkan keadaan.

"Pertama-tama mengucap syukur dulu, alhamdulillah bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Tadi terutama di game ketiga kami terlalu banyak mati sendiri. Lawan jadi tambah percaya diri, apalagi di game kedua saat poin mepet-mepet mereka bisa membalikkan keadaan dan berujung menang. Jadi di gim ketiga mereka start-nya sudah cukup percaya diri dan mainnya lebih enak," ungkap Rian seusai pertandingan.

Meski sempat tertekan di game penentuan, pengalaman berlatih bersama di pemusatan latihan menjadi modal berharga bagi Rian/Daniel. Rian menjelaskan bahwa tertinggal poin dari Taufik/Alexius bukanlah hal baru bagi mereka.

"Kami saling komunikasi. Mau tertinggal berapapun kita coba buat lebih fokus tiap poin aja. Kami juga belajar dari latihan, seminggu terakhir sebelum ke sini mainnya kan ngelawan mereka terus. Beberapa kali pas latihan kami tertinggal di poin-poin 15 atau 21, tapi ujung-ujungnya kami bisa menang. Jadi, mau ketinggalan berapapun kami coba fokus terus, karena sebelum 21 itu masih ada harapan," jelas Rian.

Hal senada juga diungkapkan oleh Daniel Edgar Marvino. Ia mengaku pantang menyerah meski berada dalam posisi tertekan. "Tadi kami sempat tertekan ya di game kedua akhir dan game ketiga. Tapi kami berusaha mencari poin demi poin. Selama belum mencapai angka 21, kami harus tetap main dan berjuang maksimal. Alhamdulillah akhirnya menang," ujar Daniel.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian manis bagi Rian/Daniel, mengingat ini adalah babak final turnamen BWF Super 100 pertama mereka sejak dipasangkan. Meski senang akhirnya bisa "pecah telur", Rian menegaskan bahwa tugas mereka belum selesai.

"Perasaannya senang pastinya. Ini pertama kali kami final Super 100. Tapi kami masih belum puas, harus maksimalin besok di final. Semoga lancar dan bisa jadi juara. Masih ada satu pertandingan lagi, jadi kami harus jaga kondisi dan memaksimalkan kesempatan ini," tambah Rian.

Di babak final yang akan digelar pada Minggu (25/10), Rian/Daniel sudah ditunggu oleh wakil Korea Selatan, Jin Yong/Jo Song Hyun. Menghadapi pasangan tangguh tersebut, Rian/Daniel mengaku sudah menyiapkan antisipasi khusus, terutama terhadap karakter permainan khas Korea.

"Yang pasti melawan Jin Yong, dia salah satu pemain kidal juga. Pemain Korea itu terkenal ulet, mainnya rapi, safe, dan nggak gampang mati sendiri. Itu yang kami waspadai. Setelah ini kami akan berdiskusi lagi untuk menyiapkan strategi pertandingan besok," tutup Rian.

Laga final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 dipastikan akan menjadi pembuktian bagi Rian/Daniel untuk merengkuh gelar juara di hadapan publik sendiri. (NFA)