
Indonesia memastikan diri keluar sebagai juara Grup C sekaligus melaju ke babak perempat final World Junior Championships (WJC) 2026. Kepastian tersebut didapat setelah tim Merah Putih mengalahkan Chinese Taipei dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung di Cairo International Stadium, Selasa (6/10).
Pada laga tersebut, ganda putri Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri menjadi penentu kemenangan Indonesia. Turun di partai kelima pada setiap set, Atresia/Putri tampil penuh determinasi dan berhasil mengamankan poin kemenangan pada set kedua dan ketiga.
Atresia/Putri mengakui sempat bermain terlalu terburu-buru pada set pertama. Kondisi angin di lapangan juga membuat keduanya harus melakukan penyesuaian terhadap pola permainan.
“Mungkin di set pertama kami terlalu buru-buru mainnya, pengin menyerang karena kami di set pertama itu kalah angin. Jadi otomatis tekanannya harus lebih daripada di set kedua,” ujar Putri.
“Di set kedua kami harus menyerang lebih dulu,” lanjutnya.
Memasuki set penentu, Putri mengaku sempat merasakan ketegangan. Namun, dukungan para suporter Indonesia yang hadir di Cairo International Stadium mampu membuatnya dan Atresia bermain lebih lepas.
“Jadi penentu rasanya tegang, cuma karena disupport sama teman-teman dan ada yang datang juga ramai-ramai, jadi tegangnya itu hilang. Kami merasa seperti benar-benar didukung,” tutur Putri.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung Indonesia yang terus memberikan semangat sepanjang pertandingan.
“Terima kasih banyak buat yang sudah support kami dari awal sampai akhir. Dukung terus kami sampai babak puncak paling atas,” pungkas Putri.
Sementara itu, Atresia menjelaskan bahwa arahan pelatih sebelum pertandingan lebih banyak menekankan pola permainan yang harus diterapkan dalam kondisi lapangan dengan karakter angin yang berbeda.
“Instruksi dari pelatih ke kami tadi lebih ke pola main kami dengan bola yang berat. Dengan kondisi lapangan yang menang angin atau kalah angin, polanya lebih dikuatkan lagi, apa yang sudah dibentuk dengan musuh,” jelas Atresia.
Untuk menghadapi babak perempat final, Atresia menyebut komunikasi dan strategi menjadi dua hal yang akan terus diperkuat.
“Untuk babak selanjutnya fokusnya, komunikasi dan strateginya harus lebih diperkuat lagi,” tutup Atresia.
Dengan kemenangan 2-1 atas Chinese Taipei, Indonesia memastikan posisi sebagai juara Grup C dan berhak melaju ke babak perempat final WJC 2026 yang akan menghadapi UEA pada Rabu (7/10).
Berikut hasil pertandingan Indonesia VS Chinese Taipei :
SET 1:
XD 1: Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti vs Sheng-Ming Lin/Hsin Tung Chen 8-11.
MS 1: Fardhan Rainanda Joe vs Chung-Hsiang Yih 17-22.
WS 1: Jolin Angelia vs Xiao-Ting Su 33-30.
MD 1: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan vs Ping Hsuan Chen/Wei Ting Lee 44-42.
WD 1: Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri vs Hsin Tung Chen/Liang Ching Sun 54-55.
SET 2:
XD 2: Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti vs Sheng-Ming Lin/Hsin Tung Chen 11-10.
MS 2: Fardhan Rainanda Joe vs Chung-Hsiang Yih 22-21.
WS 2: Jolin Angelia vs Xiao-Ting Su 33-32.
MD 2: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan vs Ping Hsuan Chen/Wei Ting Lee 44-39.
WD 2: Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri vs Hsin Tung Chen/Liang Ching Sun 55-50.
SET 1:
XD 3: Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti vs Sheng-Ming Lin/Hsin Tung Chen 10-11.
MS 3: Fardhan Rainanda Joe vs Chung-Hsiang Yih 22-17.
WS 3: Jolin Angelia vs Xiao-Ting Su 33-24.
MD 3: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan vs Ping Hsuan Chen/Wei Ting Lee 44-30.
WD 3: Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri vs Hsin Tung Chen/Liang Ching Sun 55-48.
(AH)
