
Kejutan tersaji pada hari pertama nomor perorangan Badminton Asia Junior Championships (AJC) 2026, Rabu (1/7). Ganda campuran nonunggulan Indonesia besutan PB Djarum, Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti, tampil cemerlang setelah menundukkan unggulan kelima asal Thailand, Tachin Wiriyachairerk/Thitiwarada Buakaew.
Bertanding di Yatsushiro City General Gymnasium, Kumamoto, Jepang, laga berlangsung sangat ketat. Pada gim pertama, Luthfi/Dian sempat tertinggal lebih dulu. Namun, mereka mampu bangkit dan merebut gim pembuka dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, pertandingan kembali berlangsung sengit. Kedua pasangan sama-sama tampil ngotot dan saling melancarkan serangan. Luthfi/Dian yang sempat unggul 20-18 tidak dapat langsung menutup pertandingan. Pasangan Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20, bahkan berbalik unggul 21-20. Meski demikian, dengan penuh keyakinan, Luthfi/Dian mampu membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 24-22.
"Saya sendiri sering bertemu pemain putranya di berbagai pertandingan, baik di nomor ganda campuran maupun ganda putra. Meskipun sama-sama bermain dengan pasangan yang berbeda, permainannya di lapangan tidak jauh berbeda. Jadi saya sudah tahu kelebihan dan kelemahan lawan," ungkap Luthfi.
"Karena bolanya kencang, kami harus memaksa untuk terus menurunkan bola. Soalnya, kalau terus mengangkat bola, kami bisa cepat kehilangan kendali reli," tambah Dian ketika ditanya mengenai strategi yang diterapkan di lapangan.
Pada babak 16 besar yang akan berlangsung besok, Kamis (2/7), Luthfi/Dian akan menghadapi pasangan China, Zheng Wei Gang/Li Meng Han.
Bagi Luthfi/Dian, tampil di AJC merupakan pengalaman pertama. Saat ditanya mengenai target, keduanya berharap setidaknya mampu membawa pulang medali.
"Meskipun persaingannya ketat, target kami minimal bisa mencapai semifinal dan meraih medali," ujar Dian.
"Tetapi kami ingin menjalani semuanya step by step. Fokus dulu pada pertandingan terdekat yang akan kami hadapi," pungkas Luthfi. (AH)
