Turnamen Nasional
Home > Berita > Turnamen Nasional > Final Kejurnas, Partai Klasik PB Djarum vs PB Tangkas Alfamart
28 November 2010
Final Kejurnas, Partai Klasik PB Djarum vs PB Tangkas Alfamart
 
 

Makassar - Usai sudah partai semifinal kejuaraan beregu campuran antar klub di ajang Yonex-Sunrise Kejuaraan Nasional PBSI 2010. Partai ulangan di 2008 silam akan kembali terulang, tak lain dan tak bukan, PB Djarum yang (kembali) berhadapan dengan PB Tangkas Alfamart. Langkah PB Djarum lebih mulus, dibanding dengan langkah PB Tangkas Alfamart yang harus berjuang hingga partai kelima. PB Djarum hanya membutuhkan empat partai untuk unggul 3-1 atas klub yang membesarkan Taufik Hidayat, PB SGS Elektrik Bandung.

Ganda campuran menjadi partai pembuka, karena Hendra Aprida Gunawan dari PB SGS Elektrik merangkap bermain ganda. Muhammad Rijal/Debby Susanto pun menjadi pembuka kemenangan PB Djarum hari ini. Sempat tertinggal 0-5 di awal pertandingan, secara perlahan Rijal/Debby mampu menyusul perolehan angka diangka 14. Rijal/Debby yang terhitung lebih junior di banding rivalnya Hendra AG/Lita Nurlita akhirnya mampu membalikkan keadaan dan unggul 22-20. Rijal/Debby pun tak mau mengulang kesalahan diawal game, mereka malaju 5-0, dan 11-8 di interval. Tetapi kemudian mereka berbalik tertinggal 17-18, namun sepertinya dewi fortuna tengah berada di kubu PB Djarum. Rijal/Debby menang 21-18.

''Partai semifinal tadi sangat menegangkan, karena setiap nomor menjadi poin yang sangat penting bagi tim,'' ungkap Rijal.

Pertarungan berlanjut ke nomor tunggal. Ulangan partai final Indonesia Grand Prix Gold di Samarinda kembali terjadi. Dionysius Hayom Rumbaka bersua Taufik Hidayat. Pertarungan keduanya berlangsung seru. Memiliki karakter permainan yang sama, pertarungan Hayom dan Taufik ini memanjakan pecinta bulutangkis GOR Sudiang. Hayom berhasil memaksakan deuce hingga 5 kali, tetapi pengembaliannya yang tak sampai di lapangan lawan, membuatnya kalah 24-26. Game kedua Hayom sepertinya tak bisa lepas dari tekanan Taufik, ia pun menyerah 15-21.

PB Djarum sempat dibuat waswas, saat Maria Kristin Yulianti dipaksa bermain rubber game oleh pebulutangkis muda PB SGS Elektrik, Elizabeth Purwaningtyas. Unggul mudah 21-9, Maria dipaksa terus memungut bola dari lapangannya dan kalah 18-21. Tetapi di game ketiga, kendati harus bergelut dengan lutut kanannya yang mulai tampak membengkak, Maria menang 21-13.

''Ada salah langkah saat game kedua, jadi lututnya langsung sakit, tapi saya terus paksakan untuk bemain,'' jelas Maria yang langsung mengompres lututnya usai bertanding.

Setelah unggul 2-1, Ganda Putra menjadi nomor penting. Meskipun PB Djarum terkenal sebagai pemasok atlet Ganda Putra, tetapi sering di tiga kali Kejurnas beregu yang lalu, PB Djarum malah kehilangan angka di nomor ini. Turun bersama Muhammad Ahsan, Fran Kurniawan tak memberikan celah sedikitpun kepada Flandy Limpele/Hendra Aprida Gunawan. Mereka menang dengan 21-9 dan 21-14. Fran pun menyebutkan bahwa kemenangannya hari ini merupakan kemenangan yang ia tunggu sejak 2004. Kala itu PB Djarum kalah 2-3 atas PB SGS Elektrik dan kehilangan angka di Ganda Putra.

''Saya memang sudah menunggu kemenangan ini, dan ini merupakan balasan atas kekalahan PB Djarum di 2004 silam,'' ungkap Fran.

PB Djarum pun ke final dengan 3-1. Sementara itu calon rivalnya, PB Tangkas Alfamart harus berjuang keras lima partai sebelum akhirnya menang atas PB Jaya Raya 3-2. PB Tangkas Alfamart mulus di dua partai pertama, mereka berhasil menang melalui pasangan yang sempat ditakuti dan bertengger di puncak rangking dunia, Nova Widhianto/Liliyana Natsir yang unggul atas Markis Kido/Pia Zebadiah dengan 21-19 dan 21-15. Mereka pun bersorak kala Simon Santoso menyudahi perlawanan Adi Pratama dengan 21-16 dan 21-12.

Tetapi mereka harus menunda sorakan kemenangan, titik lemah tangas di nomor Tunggal Putri betul-betul di manfataatkan oleh PB Jaya Raya. Putri Muthia Restu Pangersa tak mampu mengimbangi Adriyanti Firdasari, Putri kalah 12-21 dan 3-21. PB Tangkas Alfamart pun tak mampu mencuri angka di nomor Ganda Putra, perlawanan Nova Widhianto/Devin Lahardi tak cukup untuk membentuk Markis Kido/Hendra Setiawan. Nova/Devin takluk dengan 9-21 dan 20-22.

Partai penentuan terjadi antara juara China Masters 2008, Vita Marissa/LIliyana Natsir, bersua dengan runner up Malaysia Super Series 2009, Greysia Polii/NItya Krishinda. Pertarungan berlangsung seru, tetapi sang junior belum bisa membendung kekuatan atlet yang lebih senior, Vita/Liliyana mengantar PB Tangkas Alfamart untuk bertemu dengan PB Djarum dengan 21-17 di kedua game.
Menghadapi pertarungan di final nanti, PB Djarum yang dalam dua pertemuan terakhir tak bisa menang atas PB Tangkas Alfamart, sepertinya akan menyiapkan strategi terbaik. Dua tahun silam, PB Djarum kalah 2-3 atas PB Tangkas Alfamart di final dan tidak ingin terulang hal yang sama.

''Kami akan rapat untuk susunan pemain, yang jelas keadaan tim solid, dan kita siap untuk revans,'' papar Yoppy Rosimin.

Ayo Djarum, satu langkah lagi!

Jadwal Pertandingan Kejurnas Makassar 2010


Gallery Pertandingan Kejurnas Makassar 2010