Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN NASIONAL > [Junior Master 2013] Abu/Tedi Tetap di Puncak Klasemen Grup J
19 Desember 2013
[Junior Master 2013] Abu/Tedi Tetap di Puncak Klasemen Grup J
 
 

Pasangan ganda putra U-19, Abu Bakar/Tedi Supriadi masih memimpin puncak klasmen grup J. Mereka dapat mengalahkan pasangan asal klub Jaya Raya di laga ketiga dan pasangan satu klub PB Djarum lainnya pada laga keempat di turnamen Junior Master U17 & U 19 2013 yang berlangsung di Hall Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Pada laga ketiga, Abu/Tedi mampu menundukkan pasangan terkuat asal klub Jaya raya, M.Alpian Firsada Ternawan/Rian Swastedian melewati pertarungan rubber game dengan angka 17-21, 21-18, 21-15.

Tedi, ketika di temui usai bertanding mengatakan, kehilangan game pertama melawan Alpian/Rian karena lawan bermain sangat agresif dengan kekuatan tenaga yang sangat besar. Maka mereka banyak melakukan kesalahan dan selalu memberikan bola nanggung, sehingga lawan mudah menyerang balik.

Di game kedua, Abu/Tedi sudah kembali kepermainan seperti biasanya. Dengan mencoba bermain sabar, tenang dan tidak memikirkan apa pun. Terpenting lagi bola masuk dan dapat memperoleh angka. Tidak jauh berbeda, di game penutup. Abu/Tedi masih bermain dengan pola permainan yang sama.

“Lawan sempat memberi tekanan dengan terus melancarkan andalan pukulan smashnya. Tetapi tidak dapat menembus pertahanan kami. Akhirnya mereka banyak melakukan kesalahan,”
ujar Tedi, kelahiran kota Bandung ini.

Sedangkan menurut Abu, yang kelahiran kota Samarinda ini mengakui lawan bermain bagus. Antisipasi serang pun juga bagus dan pertahanan lawan sangat ketat jadi tidak gampang mematikannya. Mereka hanya terus berusaha menekan terus menerus, hingga akhirnya lawan kewalahan.

Di laga keempat, di hari yang sama, Pasangan ganda putra, Abu Bakar/Tedi Supriadi pun berhasil mengalahkan pasangan ganda asal klub PB Djarum lainnya, Arsya Isnanu Adi Putra/Yantoni Edy Saputra melalui pertandingan rubber game dengan dua game 21-16, 18-21, 22-20.

“Setelah berhasil meraih game pertama, malah game kedua kami kecolongan dari mereka. Di game penutup pun lawan sudah memimpin angka 18-20. Pokoknya kami berpacu untuk mengalahkan mereka. Soalnya kami pernah kalah di final Jakarta Open kemarin. Kami tidak memikirkan apa-apa, terpenting bola masuk saja,” sahut Tedi, peserta Audisi PB Djarum tahun 2011 ini. (DS)