
Ganda campuran asal PB Djarum, Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani, sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Kapolri 2026. Tiket tersebut didapat setelah mereka menaklukkan wakil Jaya Raya Jakarta, Erfan Al Bariy/Mellynda Dwi Octavya, pada babak perempat final yang berlangsung di GOR UNJ, Jakarta, Kamis (30/7).
Kemenangan ini harus diraih Edsel/Atresia lewat pertarungan ketat rubber game dengan skor 19-21, 21-6, dan 21-16. Hasil tersebut sekaligus mempertegas dominasi mereka dengan rekor kemenangan menjadi 3-0 atas Erfan/Mellynda.
Meski begitu, laga ini diakui Edsel berjalan jauh lebih alot dibandingkan dua pertemuan sebelumnya yang selalu mereka menangkan secara straight game. Ia menyebut ada perubahan strategi dari lawan yang sempat membuat mereka kewalahan, terutama di game pertama.
"Mereka perubahannya lebih megang depan, jadi kita agak kaget dan kurang antisipasi juga. Sama cowoknya itu mainnya cepat, tangannya cepat. Jadi kami sadar kalau harus main lebih sabar saja," ungkap Edsel seusai pertandingan.
Pada game pertama, Edsel/Atresia awalnya sempat memimpin angka hingga interval, namun kelengahan membuat mereka tersusul dan harus merelakan game pembuka. Kendati demikian, mereka sukses membalikkan keadaan dan mendominasi total di dua game berikutnya.
Menghadap babak semifinal yang akan digelar esok hari, kebugaran menjadi fokus utama bagi pasangan PB Djarum ini. Mengingat mereka juga turun bermain rangkap di nomor ganda, pemulihan kondisi fisik sangat krusial.
"Persiapan lebih ke recovery saja sih. Soalnya kami tadi juga main rangkap, jadi harus lebih jaga kondisi, jaga makannya, sama jaga istirahatnya untuk besok," tambah Edsel.
Di babak semifinal nanti, Edsel/Atresia akan melakoni laga "perang saudara" melawan sesama wakil PB Djarum, Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti. Berhadapan dengan rekannya sendiri, Edsel/Atresia pantang menganggap remeh.
Atresia menyebutkan bahwa kunci untuk memenangkan laga semifinal besok ada pada fokus dan penerapan strategi yang matang di lapangan.
"Mungkin karena besok lawannya sesama teman sendiri, kita juga sudah tahu polanya seperti apa. Jadi untuk besok, ya tinggal jaga fokus sama strateginya saja," pungkas Atresia. (NFA)
