
Pasangan ganda taruna putra binaan PB Djarum, Anju Siahaan/Faizal Pangestu, sukses menyabet gelar juara di Piala Kapolri 2026. Berlaga di GOR UNJ, Jakarta, pada Sabtu (1/8), Anju/Faizal berhasil menundukkan rekan satu klubnya, Raihan Daffa Edsel Pramono/Muhammad Rizki Mubarrok, lewat pertarungan straight game dengan skor 21-16 dan 21-18.
Laga puncak All PB Djarum Final ini berlangsung ketat mengingat kedua pasangan berstatus sebagai unggulan teratas di turnamen ini. Bagi Anju/Faizal dan Edsel/Mubarrok, ini merupakan pertemuan ketiga mereka sepanjang tahun ini. Kemenangan kali ini membuat Anju/Faizal kini unggul dengan kedudukan 2-1.
Mengomentari jalannya pertandingan, Anju Siahaan mengungkapkan bahwa konsistensi dan tempo permainan menjadi kunci utama untuk meredam perlawanan Raihan/Rizki sejak awal laga.
"Dari game pertama kami hanya jaga konsistensi, mainnya harus cepat, jangan lambat-lambat. Sama nyambungin terus bola-bolanya," ungkap Anju seusai pertandingan.
Menghadapi rekan sendiri yang sudah saling mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing, faktor mental menjadi penentu di lapangan. Keduanya sepakat bahwa rasa percaya diri dan ketenangan di poin-poin kritis menjadi pembeda dalam laga tersebut.
"Kuncinya sih kalau dari saya pede (percaya diri) dan yakin saja sama diri sendiri," tutur Anju.
Senada dengan pasangannya, Faizal Pangestu juga menekankan pentingnya menjaga fokus agar tidak lengah menghadapi tekanan dari lawan. "Yakin saja sama diri sendiri, terus jangan kendor saja di setiap poinnya," tambah Faizal.
Setelah sukses mengamankan takhta di Piala Kapolri 2026, Anju/Faizal enggan cepat berpuas diri. Pasangan ini langsung mengalihkan fokus untuk membidik gelar juara pada turnamen Sirkuit Nasional DKI Jakarta 2026.
"Kalau target di Sirnas DKI, kami maunya juara ya. Terus buat peluang, ya kami maksimalin saja di setiap match-nya," pungkas Faizal dengan penuh optimisme. (NFA)
