Wawancara
Home > Berita > Wawancara > Wawancara dengan Rendra Wijaya
15 Agustus 2011
Wawancara dengan Rendra Wijaya
 
 

Rendra Wijaya membuat prestasi cukup baik dalam bulan ini. Bersama pasangannya Rian Sukmawan, mereka meraih gelar juara di Russian White Nights Challenge dan Indonesia International Challenge. Bahkan di turnamen terakhir tersebut, Rendra juga mampu menempati posisi runner-up ganda campuran berduet dengan Maria Elfira. Berikut wawancara dengan Rendra Wijaya.

PB Djarum : Belakangan ini Rendra sering turun kembali di kejuaraan internasonal, boleh tahu alasannya ?
Rendra Wijaya : Sebenarnya tidak terlalu sering juga. Kemarin saya di minta oleh PB Djarum melalui Pak Yoppy dan Pak Fung Permadi untuk bermain di luar negeri. Sebagai pemain saya harus siap dengan tugas yang diberikan ke saya.

PB Djarum : Pertimbangan turun di turnamen Internasional ?
Rendra Wijaya : Untuk memancing pemain-pemain junior supaya lebih berani berkompetisi lagi.

PB Djarum : Dipilihnya Rian sebagai pasangan di ganda putra, siapa yang tentukan ?
Rendra Wijaya : Di Sirnas saya selalu berpasangan dengan Rian. Sebelumnya saya selalu berganti-ganti pasangan. Tetapi setelah Rian mundur dari pelatnas dan kembali ke klub, ia menjadi pasangan tetap saya.

PB Djarum : Bagaimana persiapan/latihan ketika kembali akan mengikuti pertandingan Internasional ?
Rendra Wijaya : Sekarang latihan tidak full seperti dulu. Sekarang latihan sekuatnya saja. Untung pelatih saya (Antonius - red) mengerti. Tetapi tetap saja badan rasanya pegal-pegal.

PB Djarum : Dalam waktu dekat turnamen Internasional mana yang akan di ikuti ?
Rendra Wijaya : Masih belum tahu. Saya masih menunggu instruksi dari klub. Tetapi sebagai seorang pemain saya siap. Tetapi jika boleh memilih, saya lebih suka bertanding di dalam negeri.

PB Djarum : Seandainya nanti di kirim kembali pada kejuaraan Internasional, akan turun di nomor mana ?
Rendra Wijaya : Jika bertanding di turnamen Internsional saya hanya akan bermain di nomor ganda putra saja. Tetapi kalau diizinkan, saya inginnya bermain di ganda campuran juga. Di turnamen dalam negeri seperti Sirkuit Nasional (Sirnas), saya akan turun di dua nomor, ganda putra dan ganda campuran. Di ganda campuran biasanya saya berpasangan dengan Maria Elfira Christina.

PB Djarum : Kedepannya akan kah masih berpasangan dengan Rian di ganda putra dan Maria Elfira Christina di ganda campuran ?
Rendra : Iya. Saat ini pasangan tetap saya di ganda putra bersama Rian Sukmawan dan di ganda campuran pasangan saya Maria Elfira Christina. Tetapi jika ada perubahan saya belum tahu.

PB Djarum : Sewaktu mengikuti kejuaraan Russian White Nights 2011 lalu, siapa lawan yang paling berat ?
Rendra Wijaya : Wifqi Windarto/Fernando Kurniawan. Tetapi sebenarnya saya agak bingung saat akan menghadapai pasangan Polandia Michal Logoz/Adam Cwalina. Ternyata pada saat bermain tidak sebingung seperti sebelum bertanding.

PB Djarum : Kenapa bisa bingung ?
Rendra Wijaya : Mereka adalah unggulan pertama. Di tambah lagi suasananya berbeda. Biasanya saya bertanding di sirnas, tetapi sekarang bertanding di luar negeri. Kalau sampai kalah sayang sekali. Sayang, karena sudah diberangkatkan, ternyata kalah. Jadi saya harus bisa mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya.

PB Djarum : Apakah nanti akan tetap turun di kejuaraan dalam negeri ?
Rendra Wijaya : Iya. Saya masih akan turun di Sirnas. Di ganda putra bersama Rian dan di ganda campuran bersama Maria Elfira Christina.

PB Djarum : Bagaimana dengan niat menjadi pelatih ?
Rendra Wijaya : Saya tetap ingin jadi pelatih. Saya sudah sempat membantu Sigit Budiarto dan David Yedita Pohan untuk pegang pemain Junior.

PB Djarum : Hadiah yang di terima dari berbagai pertandingan termasuk ketika menjadi juara di dua turnamen internasional, akan digunakan untuk apa ?
Rendra Wijaya : Persiapan untuk menikah nanti. Rencananya akhir tahun ini kami akan melangsungkan pernikahan.

PB Djarum : Terimakasih Rendra. Semoga semakin sukses di kejuaraan dalam dan luar negeri.
Rendra Wijaya : Sama-sama.