Tunggal putra Indonesia Prahdiska Bagas Shujiwo langsung dipaksa bekerja keras di babak pertama WONDR by BNI Indonesia Masters I 2025. Berlaga di GOR Remaja Pekanbaru, Selasa (16/9), Bagas menang rubber game atas Raghu Mariswamy (India).
Tidak hanya di ganda putri, pada sektor gada campuran pun undian tidak berpihak pada pasukan merah putih. Dua pasang ganda campuran Indonesia langsung berhadapan di babak pertama pada kejuaraan bulutangkis Li-Ning Hong Kong Open 2025. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus bertemu dengan rekannya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah pada babak pertama yang berlangsung hari ini (10/9). Unggul sebagai pemenang pada perang saudara kali ini adalah Jafar/Felisha. Pasangan berperi
Pemegang titel Juara Dunia Tunggal Putra tahun 2001 , Hendrawan, yang kini resmi bergabung sebagai Technical Advisor Men's & Women's Singles PB Djarum mengatakan bahwa Audisi Umum PB Djarum 2025sangat penting untuk menjaga regenerasi atlet masa depan. Menurutnya tiga kelompok usia yang disasar pada audisi yakni U-11, KU 11, dan KU 12 dirasa tepat untuk dibina sejak dini.
Undian kejuaraan bulutangkis Li-Nong Hong Kong Open 2025 memaksa dua ganda putri Indonesia saling berhadapan di babak pertama hari ini (9/9). Pertemuan dua ganda racikan baru merah putih memunculkan pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sebagai pemenang. Apri/Fadia menang dari rekannya sendiri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dalam pertandingan tiga gim 21-12, 12-21, 21-16.
Kejuaraan bulutangkis Li-Ning Hong Kong Open 2025 menjadi tempat berlaganya pasangan-pasangan baru ganda putri Indonesia. Tercatat empat pasangan ganda racikan baru akan memulai sejarah pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500. Keempat ganda putri tersebut adalah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan perubahan format skor untuk Piala Suhandinata 2025. Setelah pada edisi 2024 menggunakan sistem relay 110 poin, tahun ini turnamen beregu junior bergengsi tersebut akan memakai format baru, yakni relay 3x45.
Awal latihan masuk clib yang di Solo kelas 1 SD dan aku sudah pisah dengan orangtua sejak kelas 5 SD, waktu itu aku bergabung de
