Laga puncak di nomor ganda campuran dewasa, Sabtu (12/9) pagi telah bergulir di Gor Asia-Afrika Senayan. Pasangan unggulan pertama asal PB Djarum Fran Kurniawan/ Komala Dewi berhasil mengalahkan pasangan Ardiansyah Putra/Dellis Yuliana asal Bekat Abadi/ Trunojoyo dengan melalui pertarungan rubber game. Dengan kemenangan ini, Fran/Dewi meraih gelar juara Astec Open 2015.
Unggulan pertama ganda taruna putra asal PB Djarum Yahya Adi Kumara/Yantoni Edy Saputra memenangkan pertarungan babak final, Sabtu (29/8) sore pada pertandingan di GOR Djarum Magelang. Pasangan unggulan pertama ini mengalahkan unggulan kedua asal Jaya Raya M. Fachrikar/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani melalui pertarungan rubber game.
Atlet PB Djarum, Handoko Yusuf Wijayanto yang baru pertama kali berhasil melaju ke final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2015, akhirnya berhasil menjadi juara. Lawan yang ia hentikan adalah wakil Exist, Gatjra Piliang Fiqihilallahi Cupu yang merupakan unggulan empat.
Pasangan ganda taruna putri Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco berhasil menyumbang gelar kedua bagi tim PB Djarum. Mereka berhasil mengalahkan wakil Exist/Tangkas, Brigita Marcelia Rumambi/Vehrenica Debora Rumate dalam drama dua game langsung.
Ganda campuran Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei sukses membawa pulang medali emas Kejuaraan Dunia 2015. Berhadapan dengan juniornya, Liu Cheng/Bao Yixin, Zhang/Zhao yang saat ini bertengger di ranking satu dunia berhasil mendominasi jalannya laga.
Tim ganda PB Djarum yang bermarkas di Petamburan, Jakarta berhasil meraih gelar terbanyak di Yonex Sunrise Double Special by Candra Wijaya 2015. Dari 9 gelar yang diperebutkan, PB Djarum berhasil mengoleksi empat gelar juara dan tiga runner up.
