Keberuntungan rupanya didapat pebulutangkis putra Indonesia Muhammad Bayu Pangisthu. Pemain bertubuh jangkung ini tak perlu memeras keringat untuk bisa melangkah ke babak kedua pada kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2016. Sedianya Bayu, demikian ia biasa di sapa, akan bertemu dengan pemain asal Malaysia Zulfadli Zulkifli. Namun rupanya pemain Malaysia yang berada di peringkat 31 dunia ini tak muncul di karpet hijau.
Lepas dari kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2016, sejumlah pebulutangkis melanjutkan perjalanan menuju China Taipei untuk mengikuti kejuaraan Chinese Taipei Masters 2016. Tercatat sembilan pebulutangkis putra Indonesia akan ikut meramaikan kejuaraan yang menyediakan hadiah total sebesar USD 55.000,-. Dua dari sembilan tunggal putra Indonesia masuk dalam daftar unggulan.
Tunggal putra Indonesia, Muhammad Bayu Pangisthu akhirnya harus mengakhiri perjalannya di Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016. Setelah menghadirkan dua kejutan pada Kamis (8/9) kemarin dengan mengalahkan dua unggulan, Bayu akhirnya harus mengakui keungguan Huang Yuxiang asal Tiongkok.
Indonesia berhasil mengirimkan satu wakil lainnya di nomor tunggal putra. Ihsan Maulana Mustofa berhasil menyusul langkah Muhammad Bayu Pangisthu ke perempat final Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016. Ihsan berhasil mencatatkan kemenangan di laga babak ketiga yang digelar pada Kamis (8/9) malam.
Arena Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 semakin memanas. Muhammad Bayu Pangisthu yang berhasil menghentikan Jonatan Christie di babak kedua yang digelar pada Kamis (8/9) siang, kembali menghadirkan kejutan. Berhadapan dengan Xue Song asal Tiongkok, Bayu berhasil mengantongi kemenangan pada babak 16 besar yang digelar pada Kamis (8/9) sore.
Laga Yonex-Sunrise Indonesian Master 2016 semakin sengit. Kamis (8/9) siang, kejutan terjadi di nomor tunggal putra dimana Muhammad Bayu Pangisthu berhasil menghentikan unggulan empat, Jonatan Christie dalam laga tiga game.
Kemauan Sendiri
