Kejuaraan bulutangkis Dutch Open 2018 sudah memasuki babak semifinal. Meski Indonesia hanya menyertakan dua pasang ganda putra, tetapi harapan itu tetap ada. Hanya saja asa itu kini kian menipis. Satu diantara dua ganda putra yang bertanding di kejuaraan berhadiah total US$ 75.000,- kandas di babak perempat final.
Dua pasang ganda putra Indonesia yang bertanding di kejuaraan bulutangkis Dutch Open 2018 masih bertahan. Kemarin (11/10), kedua andalan Indonesia bisa memetik kemenangan di babak kedua dari lawan-lawannya dan hari ini (12/10), baik pasangan Berry Angriawan/Hardianto maupun Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso akan kembali bertanding di babak perempat final dan mencoba merebut tiket babak semifinal.
Usai dari Asia, kejuaraan bulutangkis berlanjut ke benua Eropa. Dutch Open 2018 mengawali kejuaraan seri Eropa yang juga diikuti oleh para pemain dari Indonesia. Hanya saja tidak banyak pemain Indonesia yang terjun di kejuaraan berhadiah total US$ 75.000,- . Indonesia menyertakan dua pasang ganda putra saja di kejuaraan yang dimainkan di Almere, Belanda. Mereka adalah pasangan Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Kedua pasangan ini menempati dua ung
Satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di final Chinese Taipei Open 2018, Minggu (7/10) yaitu pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, sukses merebut gelar juara usai menundukan wakil tuan rumah, Yang Po-Hsuan/Wu Ti Jung, dengan skor 21-15, 21-11 dalam waktu 30 menit.
Pasangan ganda campuran U15 asal Indonesia yang merupakan asuhan PB Djarum, Muh Putra Erwiansyah/Febi Setianingrum berhasil mempersembahkan gelar juara dia ajang Badminton Asia Junior U17 & U15 Championships 2018.
Tiket final Chinese Taipei Open 2018 berhasil diraih oleh pasangan ganda campuran Indonesia, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami. Mereka memastikan diri melaju ke partai puncak setelah di babak semifinal tadi, Sabtu (6/10) mampu menangi laga “Perang Saudara” kontra pasangan Indonesia lainnya, Ronald Alexander/Annisa Saufika.
