Sulaiman

Sulaiman

Zahra Anggun Fatimah, adalah peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Solo Raya. Ditemani sang ayah, Bachrun, gadis kecil yang lahir di Sukoharjo 10 Agustus 2007 ini pada sore tadi, Jumat (3/8) melakukan registrasi ulang di  GOR RM Said Karanganyar, Jawa Tengah.

 

Setelah seleksi di empat kota, rangkaian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 berlanjut ke kota Cirebon, Jawa Barat. Di kota udang ini program pencari bibit pebulutangkis berkualitas istimewa yang digelar PB Djarum ini akan berlangsung di GOR Bima pada tanggal 4 – 6 Agustus mendatang.

Meski Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang kali ini akan berlangsung di Solo Raya, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada 4-6 agustus mendatang, namun para peserta yang telah melakukan daftar ulang nampaknya banyak yang datang dari berbagai Kota lainnya.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 akan kembali di selenggarakan pada tanggal 4 Agustus hingga 6 Agustus mendatang. Kali ini Audisi berada di dua kota yaitu kota Cirebon dan kota Solo. Di kota Cirebon, GOR Bima yang berada di jalan Karyamulya Kasambi masih dipercaya menjadi tempat penyelenggara Audisi tersebut.

Pencari bakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 telah tiba di Solo Raya, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka datang kembali untuk mencari bibit bulutangkis potensial calon bintang masa depan. Kali ini, Audisi Umum akan berlangsung di GOR RM Said Karanganyar, mulai besok, Jumat (4/8) hingga Senin (6/8) mendatang.

Menegangkan. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan yang dijalani oleh pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu yang bertanding di babak perempat final pada kejuaraan bulutangkis BWF World Championships 2018 yang dimainkan hari ini (3/8). Bertemu dengan unggulan pertama Chen Qingchen/Jia Yifan asal Tiongkok yang selalu memenangkan pertandingan di pertemuan terakhir, Greysia/Apriani tuntas membalas kekalahan dengan dengan angka yang sangat ketat 23-21, 23-21.<