Pemain Pelatnas asal PB Djarum Annisa Saufika yang berpasangan dengan Ronal Alexander memastikan diri tampil di ajang Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Nanjing, Tiongkok, pada 30 Juli - 5 Agustus 2018. Beberapa pekan sebelumnya nama Ronald/Annisa sudah masuk daftar tunggu yang dirilis BWF. Dengan kepastian tersebut maka Ronald/Annisa menjadi wakil ketiga Indonesia dalam sektor ganda campuran.
Hadiah yang diperebutkan dalam pertandingan bulutangkis semakin meningkat. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi yang berminat menekuni cabang olahraga ini. Turnamen Indonesia Open menjadi salah satu turnamen yang menawarkan hadiah terbesar di dunia. Tahun ini, Indonesia Open akan memperebutkan hadiah total US$ 1250000 atau sekitar 17 Milyar rupiah.
Ajang bulutangkis tahunan paling bergengsi di tanah air, Indonesia Open akan kembali digelar di Istora Senayan, Jakarta, tanggal 3-8 juli 2018. Tahun ini Indonesia Open mendapat kenaikan level turnamen. Bila tahun lalu berada di kelas Superseries Premier, maka tahun ini bergabung dalam seri HSBC BWF World Tour Super 1000.
Kejuaraan bulutangkis World Champhionships 2018 baru akan di laksanakan pada tanggal 3 Juli – 5 Agustus 2018 di Nanjing, Tiongkok. Sayangnya, kejuaraan yang sejak tahun 2005 diadakan setiap satu tahun sekali ini tanpa dihadiri oleh sang juara bertahan dari nomor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan yang biasa dipanggil dengan Owi/Butet ini rupanya lebih memilih berkonsentrasi menghadapi Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia.
Kabar menggembirakan diterima oleh pasangan muda Indonesia Agatha Imanuella/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pasangan ganda putri berperingkat 65 dunia ini diberitakan memiliki kesempatan bertanding pada kejuaraan bulutangkis World Champhionships 2018 yang akan berlangsung di Nanjing, Tiongkok pada tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus 2018.
Berbicara dunia bulutangkis, publik seolah sudah tahu negara mana yang bakal menjadi kiblatnya. Tiongkok, sepertinya negara inilah yang patut menjadi topik pembicaraan. Sudah sejak lama negeri tirai bambu ini menjadi pusat perhatian. Tak hanya bagi para pemerhati dunia bulutangkis, para pemain bulutangkis pun seolah mengamini jika Tiongkok memang menjadi acuan, terutama di bagian putri.
