Kabar kurang menggembirakan datang dari kejuaraan bulutangkis India Open 2018. Indonesia mau tak mau harus kehilangan andalan dari nomor ganda campuran. Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus mundur dari kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 350.000,-. Persiapan yang kurang memadai ditenggarai menjadi faktor mundurnya pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016.
Laga final Daihatsu Indonesia Masters 2018 menampilkan empat wakil tanah air di partai puncak pada Minggu (28/1). Anthony Sinisuka Ginting dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menjadi kampiun, sementara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas jadi runner up.
Laga Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon bisa jadi laga yang paling ditunggu publik Istora. Pasangan yang akrab disapa Minions ini tampil di partai puncak Daihatsu Indonesia Masters 2018, Minggu (28/1). Mereka berhadapan dengan salah satu andalan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu kembali harus menelan pil pahit di partai puncak. Mereka untuk kedua kalinya harus puas menjadi runner up. Pekan lalu, Greysia/Apriyani pun gagal naik podium teratas setelah kalah dari Chen Qingchen/Jia Yifan di final Hong Kong Open 2017. Dan hari ini (28/1), Greysia/Apriyani pun harus puas jadi runner up.
Indonesia akhirnya berhasil membawa pulang dua gelar dari arena Daihatsu Indonesia Masters 2018. Kesuksesan Anthony Sinisuka Ginting di final pada Minggu (28/1) berhasil diikuit oleh andalan tanah air di ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Indonesia kembali harus puas menjadi runner up. Setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil dikalahkan oleh Zheng Siwei/Huang Yaqiong, di nomor ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus mengakui keunggulan peraih medali emas Olimpiade 2016, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan 21-17 dan 21-12 di laga final Daihatsu Indonesia Masters 2018, Minggu (28/1).
