Sulaiman

Sulaiman

Laga kedua di nomor ganda campuran remaja, Selasa pagi (23/8) tadi. Pasangan unggulan ke empat asal PB Djarum Dwiki Rafian Restu/Fauzia Kartikasari menang mudah atas Fajar Shiddiq/Siti Fadhila Andrayani asal BBC Tebing Tinggi dengan dua game langsung bertempat di GOR PBSI Sumut, Medan.

Kontingen Malaysia di ajang Olimpiade Rio 2016 cabang olahraga bulutangkis membawa sejumlah kejutan. Pemain-pemain ganda campuran dan ganda putra negeri Jiran di ajang multieven yang di laksanakan empat tahun sekali ini tampil perkasa dari babak awal dengan menumbangkan sejumlah unggulan.

Kontingen China menjadi juara umum pada cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Rio 2016. Kepastian ini di dapat setelah kemarin (20/8), Chen Long merebut medali emas di nomor perorangan tunggal putra dengan mengalahkan Lee Chong Wei. Sehari sebelumnya juga ganda putra China Zhang Nan/Fu Haifeng meraih medali emas setelah menang dari ganda Malaysia Goh V Sem/Tan Wee Kiong.

Untuk ketiga kalinya Lee Chong Wei harus menahan diri untuk bisa membawa pulang medali emas Olimpiade. Tiga kali masuk final olimpiade, tiga kali pula ia tak bisa merebut sekalipun. Usaha pertama dilakukannya saat Olimpiade  Beijing 2008. Tampil pertama kali di partai final, pemain yang telah mendapat gelar Datok ini kandas di tangan Lin Dan. Kesempatan kedua kembali ia dapat saat Olimpiade London 2012. Namun, lagi-lagi Lin Dan membuyarkan harapannya untuk bisa membawa pulang medali emas. Lee

Bisa dikatakan jika Olimpiade Rio 2016 merupakan ajang paling terburuk bagi tim China selama pelaksanaan Olimpik. China yang menyapu bersih medali emas di Olimpiade London 2012, kali ini harus puas hanya dengan dua medali emas. Di bagian putri, bahkan China tak lagi bisa kebagian medali, untuk perunggupun tidak.

Kemenangan Carolina Marin di babak final Opimpiade Rio 2016 semakin membuktikan dirinya bahwa saat ini ia adalah ratu bulutangkis putri dunia. Ia tuntas menjalankan misinya dengan baik. Medali emas di rebutnya dengan mengalahkan sejumlah pemain terbaik dunia. Saingan utamanya, Li Xuerui di hentikan dalam drama cidera yang di alami pemain China di babak semifinal. Li tak bisa menampilkan permainan terbaiknya di babak semifinal hingga ia harus menerima pil pahit kalah dari Marin. Di babak final