Indonesia memastikan gelar juara di nomor ganda putra Australian Open Superseries 2016. Sebelumnya pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon lebih dulu ke babak final. Dan di susul dengan lolosnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi ke final.
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernadli Gideon ke babak final Australian Open Superseries 2016. Sabtu (11/6) sore waktu Australia, ganda putra Indonesia unggulan ke tujuh ini mengalahkan wakil Tiongkok, Liu Cheng/Zheng Siwei pada laga semi final di Sport Center Sydney.
Wakil Indonesia di nomor ganda campuran akhirnya gagal mempersembahkan gelar juara di kejuaraan bulutangkis Australian Open Superseries 2016. Asa yang sempat di torehkan Praveen Jordan/Debby Susanto yang menjadi satu-satunya wakil tersisa di ganda campuran, akhirnya sirna setelah juara All England 2016 ini harus terhenti di babak semifinal. Adalah pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen yang mengalahkannya melalui rubber game 21-19, 11-21, 16-21.
Bertempat di Sport Center Sydney, Sabtu (11/6) siang waktu Australia. Pasangan putri unggulan kedua asal Indonesia Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii menuju ke partai puncak Australian Open Superseris 2016. Di semi final, Nitya/Greysia mengalahkan unggulan ke tiga asal Tiongkok Tang Yuangting/Yu Yang dengan dua game langsung.
Turnamen sepakbola Piala Eropa 2016 akan berlangsung pada Sabtu (11/6) dini hari nanti. Ada 24 negara di benua Eropa yang akan memperebutkan gelar juara di ajang ini. Sebagai pencinta olah raga tentunya moment ini tidak di sia-siakan untuk menyaksikan dan membela tim favoritnya di ajang ini. Seperti pemain ganda taruna putra PB Djarum yang satu ini, Haffiz Nur Adila.
Memasuki hari ke enam dibulan Ramadhan, atlet ganda remaja putri Mia Dian Nurlia masih menjalankan ibadanya. Walau pun rutinitas berlatih masih tetap ia lakoni dan bukan suatu halangan bagi dirinya. Menurut pemain kelahiran Sukoharjo tahun 2000 ini bahwa berpuasa sambil latihan itu memang lebih capek dan melelahkan, tetapi itu tergantung dari niat awalnya.
