Sulaiman

Sulaiman

Indonesia berhasil mendominasi turnamen Vietnam International Series 2015 dengan raihan empat gelar juara. Bahkan tiga diantaranya terjadi all Indonesian final. Nomor tunggal putri menjadi satu-satunya nomor yang terlepas pada kejuaraan yang berlangsung mulai 30 September hingga 4 Oktober tersebut.

Dari tiga nomor yang berhasil masuk babak final Thailand Open Grand Prix Gold 2015, pasukan merah putih akhirnya hanya bisa membawa satu gelar juara dari nomor ganda putra. Adalah pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf yang berhasil mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia. Di babak final kemarin (4/10), pasangan yang hanya menduduki unggulan ke-5 bisa menundukkan ganda senior Malaysia Koo Kean Keat/Tan Boon Heong dengan 20-22, 23-21, 21-16.

Tuntas sudah aksi balas dendam pasangan ganda campuran Indonesia  Praveen Jordan/Debby Susanto atas  pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Praveen/Debby membalas dua kekalahan beruntun yan dideritanya dari ganda Korea Selatan berperingkat 7 dunia dan membuat kedudukan sementara imbang 2-2.

Nomor ganda putra memastikan diri memastikan diri menempatkan satu wakilnya di babak final kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2015. Duel dua ganda putra Indonesia di babak semifinal yang membuat merah putih memiliki wakil di babak empat besar.

Laga partai puncak Djarum Sirnas Kalimantan Barat Open 2015 yang berlangsung di Gor PBSI Kota Pontianak, Sabtu (3/10) tadi. Klub PB Djarum berhasil memboyong 11  gelar juara dari 15 wakilnya yang bertanding di laga final.

Langkah pebulutangksi muda Indonesia IhsanMaulana Mustofa belum terbendung pada kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix old 2015. Hari ini (3/10), Ihsan membubukan kemenangan  di babak semifinal. Pemain Korea Selatan,  Jeon Hyeok Jin yang menjadi lawan Ihsan takluk dua game langsung dalam waktu empat puluh satu menit.