Kejutan besar mewarnai hari ketiga kejuaraan bulutangkis German Open Grand Prix Gold 2015. Babak kedua ganda putri memunculkan nama Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari sebagai penakluk terbesar pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total US$ 120.000,-.
PB Djarum saat ini tengah mencoba ramuan baru. Pemain-pemain senior tengah dicoba dipadukan dengan pemain-pemain junior. Sebut saja Vita Marissa. Siapa yang tidak kenal dengan pemain putri spesialis ganda ini. Vita kini tengah di uji coba dipadukan dengan pemain yang baru beranjak masuk kelas senior, Jeka Wiratama.
Tak sia-sia PBSI mengirim pemain-pemain muda ke Eropa untuk mengikuti kejuaraan Austrian Open 2015. Berbekal beberapa gelar juara yang diraih di kejuaran yang menyediakan hadiah total US$ 15.000,- peringkat dunia para pemain Indonesia terdongkrak. Peringkat dunia yang naik signifikan terlihat pada dua ganda campuran lapis kedua Indonesia. Juara dan Runner up Austrian Open 2015 melesat naik dan semakin mendekati peringkat dua puluh lima besar dunia.
Dionysius Hayom Rumbaka harus menunggu sampai partai terakhir babak 16 besar German Open 2015 untuk bisa mengetahui lawannya di semifinal hari ini (27/2). Hayom sudah terlebih dahulu memastikan diri untuk berlaga di babak perempat final turnamen yang berlabel Grand Prix Gold itu.
Merangkak dari babak kualifikasi, tunggal muda merah putih, Firman Abdul Kholik akhirnya harus mengakhiri perjalanannya di German Open 2015. Atlet muda Indonesia ini harus terhenti di babak ketiga usai gagal mengatasi pemain Hong Kong, Wong Wing Ki. Ia menyerah dalam dua game langsung 12-21 dan 19-21 pada Jumat (27/2) dini hari waktu Indonesia.
Sebelum babak kedua German Open 2015 dimulai, Indonesia sudah memastikan satu tempat di perempat final. Pasalnya, dua wakil merah putih saling berjumpa di babak kedua yang digelar pada Kamis (26/2) sore waktu setempat. Di turnamen yang digelar di Mulheim, Jerman itu mempertemukan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti melawan wakil Indonesia asal PB Djarum, Fran Kurniawan/Komala Dewi.
