Sulaiman

Sulaiman

Kemeriahan Djarum Superliga Badminton 2015 yang berlangsung di Bali, berakhir hari minggu (01/02) lalu. Namun berbeda dengan negeri tetangga Malaysia yang masih menggelar liga-nya. Sejumlah pemain Indonesia yang sebagian merupakan pemain PB Djarum mengikuti ajang di negeri jiran tersebut.

Bisa di bilang bulan Februari menjadi bulan yang sepi dari turnamen besar. Tiga pekan bulan kedua di tahun 2015 ini hanya diwarnai oleh kejuaraan sekelas International Challenge atau International Series. Pemain-pemain Indonesia pun memilih mengikuti turnamen di daratan Eropa yang berlangsung di pekan ketiga.

Tim putra PB Djarum masih belum berhasil menjadi juara Djarum Superliga Badminton 2015. Tim yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah ini kalah tipis dari rival mereka yang merupakan juara bertahan Musica Champion di partai final yang digelar Minggu (1/2) petang.

Laga final Djarum Superliga Badminton 2015 di tim putra tengah berlangsung sengit. Perjumpaan antara PB Djarum dan juara bertahan Musica Champion harus digelar sampai partai kelima pada Minggu (1/2) petang.

Laga partai final tim putra Djarum Superliga Badminton 2015 berlangsung sengit, Minggu (1/2) siang. Perjumpaan antara PB Djarum melawan Musica Champion ini sepertinya akan menjadi pertandingan yang panjang.

PB Djarum untuk pertama kalinya sukses melangkah ke final Djarum Superliga Badminton 2015. Di partai puncak, PB Djarum dinanti berhadapan dengan juara dua edisi beruntun, Musica Chamopion pada Minggu (1/2).