Sulaiman

Sulaiman

Kerasnya persaingan di Polytron Superliga Junior 2025, diakui oleh  Head of Development Philippine Badminton Association, Melvin Nubla. Di sektor U-17 Putri, Filipina yang tergabung di Grup A berjumpa dengan Granular (Thailand), PB Djarum (Indonesia), Gideon Badminton Academy (Indonesia), New Taipei High School (China Taipei), dan Polandia Team. Hingga hari ketiga turnamen, Rabu (17/9) Filipina harus menelan tiga kali kekalahan beruntun atas PB Djarum, Granular dan Gideon B

Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana berhasil lolos dari lubang jarum. Babak pertama pada kejuaraan Li-Ning China Masters 2025 bisa dilalui meski harus bertanding sebanyak tiga gim. Membutuhkan waktu mendekati satu jam bagi Leo/Bagas untuk mengalahkan pasangan Jepang Kenya Mitsuhashi/Hiroki Okamura. Usai merebut gim pertama, Leo/Bagas harus kehilangan gim kedua. Untungnya pada gim ketiga mereka kembali pada bentuk permainannya. Leo/Bagas menang dengan skor 21-16, 16

Empat tunggal putri Indonesia berhasil melangkah ke babak 16 besar WONDR by BNI Indonesia Masters I 2025. Masing-masing kemenangan dibukukan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Remaja Pekanbaru, Rabu (17/9).

Tim putra U19 PB Djarum B sudah rampung meyelesaikan pertandingan di babak penyisihan grup B, pada ajang Polytron Superliga Junior 2025. Tiga laga yang sudah dilewati yaitu melawan tim PB Djarum A dengan skor 1-4, kemudian Polandia 5-0 dan terakhir sore tadi, Rabu (17/9) melawan Power Rajawali dengan skor telak 5-0.

Kejutan tersaji pada laga babak penyisihan grup A kategori putri U19, yang mempertemukan PB Djarum B (Indonesia) berhadapan dengan Banthongyord (Thailand), di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Rabu (17/9).

Satu tempat untuk sektor ganda putri sudah dipastikan dikantongi oleh Indonesia melalui pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Hari ini (17/9) di babak pertama, ganda yang belum lama disandingkan ini mendepak pasangan dari Jepang Rui Hirokami/Sayaka Hobara. Butuh tiga gim bagi Rachel/Febi untuk menaklukkan ganda kuat seperti Rui/Sayaka. Usai kalah jauh pada gim pertama, Rachel/Febi membalikkan keadaan hingga menang dengan 7-21, 21-19, 22-20.