Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2016] Rasyid Ikuti Jejak Audisi Umum Sang Kakak
30 Agustus 2016
[Audisi Umum 2016] Rasyid Ikuti Jejak Audisi Umum Sang Kakak
 
 

Mungkin bagi pecinta bulutangkis, nama Muhammad Bayu Pangisthu sudah tak asing lagi. Atlet yang saat ini sudah menjadi salah satu atlet tunggal putra Pelatnas ini adalah alumnus Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2009.

Delapan tahun berselang, sang ayah, Edi Ruspandi kembali ke Kudus. Kali ini pegawai sebuah perusahaan BUMN di Medan ini kembali ke Kudus. “Iya sekarang antar adiknya,” ujar Edi saat dijumpai di sela tahap screening pada Selasa (30/8) di GOR Djarum Jati, Kudus.

Adalah Muhammad Rasyid Azmi Ghiffary menjadi salah satu diantara 883 peserta Audisi Umum kota terakhir di Kudus, Jawa Tengah. Rasyid sendiri baru satu tahun terakhir berlatih bulutangkis di PB Shamrock, Medan.

“Saya senang lihat bulutangkis, termotivasi sama abang (Bayu – Red), kalau lihat di tv juga banyak yang support. Kalau menang bisa bikin semua bangga,” ujar Rasyid yang kini tercatat sebagai siswa kelas lima SD Pertiwi, Medan.

Edi pun menuturkan bahwa anak-anaknya yang memilih bulutangkis. “Saya sebetulanya dulu atlet sepak bola. Sempat juga bawa Bayu untuk main bola, tetapi karena Bayu kurus, akhirnya dia malah jadi main bulutangkis. Ini juga adiknya sebenarnya sudah saya arahkan untuk sekolah saja, tetapi anaknya maksa dan nekat. Jadi ya saya hanya mendukung saja,” tambah Edi.

Rasyid sendiri adalah bungsu dari tiga bersaudara. Sebenarnya sang ayah tak berencana untuk kembali mengantar anaknya untuk kembali mengikuti Audisi Umum. “Rencananya memang mau ke Kudus, untuk latihan privat di sini. Tetapi anaknya lihat iklan Audisi, dan ingin ikut. Nanti jika memang belum diterima pun saya akan tetap kirim Rasyid ke sini, biar berlatih dan mempersiapkan segala sesuatunya di Kudus,” lanjutnya.

“Nanti kita lihat apakah dia bisa tinggal jauh dari orang tua atau tidak. Kedua kakaknya berhasil mendapat beasiswa. Yang paling besar saat ini dapat beasiswa S2 di Brawijaya, sementara Bayu dapat beasiswa bulutangkis di PB Djarum, semoga nanti Rasyid juga bisa dapat beasiswa bulutangkis ini,” pungkasnya. (RI)