
Kejuaraan Asia 2026 akan berlangsung di Ningbo, China, pada 7–12 April 2026, menghadirkan para pemain terbaik dari seluruh Asia, termasuk sektor ganda putra Indonesia. Di antara nama-nama yang akan tampil, terdapat pasangan muda yang mulai mencuri perhatian sebagai calon penerus kejayaan ganda putra Merah Putih, yakni Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, yang untuk pertama kalinya akan ambil bagian dalam ajang tersebut.
Ali akan genap berusia 20 tahun pada 3 Juli 2026, sementara Devin baru akan menginjak usia 19 tahun pada 23 April 2026. Usia yang masih sangat muda ini tidak menghalangi mereka untuk bersaing di level internasional. Bahkan, berdasarkan daftar peringkat dunia terbaru, pasangan ini telah menembus posisi ke-54 dunia, sebuah capaian yang tidak lepas dari konsistensi performa mereka sepanjang tahun 2025.
Perjalanan prestasi Ali/Devin mulai menanjak sejak tahun lalu. Gelar internasional pertama mereka diraih di ajang Toyota Thailand International Challenge 2025 yang berlangsung di Nakorn Ratchasima, Thailand pada 12–17 Agustus 2025. Keberhasilan tersebut menjadi titik awal dari serangkaian pencapaian lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.
Di kancah domestik, Yogyakarta menjadi tempat yang manis bagi pasangan ini. Mereka sukses merebut gelar juara pada Wondr By BNI Indonesia International Challenge II 2025. Selain itu, mereka juga dua kali menembus babak semifinal, yakni pada Wondr By BNI Indonesia International Challenge I 2025 serta Wondr By BNI Indonesia Masters II 2025 yang merupakan turnamen level BWF World Tour Super 100.
Tak hanya itu, Ali/Devin juga mencatatkan prestasi di level yang sama saat tampil di India dengan menjuarai Odisha Masters 2025. Mereka kemudian menutup tahun 2025 dengan capaian semifinal di Astana International Challenge 2025 yang berlangsung di Astana, Kazakhstan.
Memasuki tahun 2026, performa pasangan ini belum sepenuhnya stabil. Pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026, mereka harus terhenti di babak pertama setelah dikalahkan pasangan asal India. Sementara itu, pencapaian terbaik mereka sejauh ini di tahun 2026 adalah menembus babak kedua pada Ruichang Masters 2026.
Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, akan menjadi pengalaman pertama bagi Ali/Devin tampil di ajang tersebut. Pada babak pertama, mereka masih menunggu lawan yang lolos dari babak kualifikasi. Jika mampu melewati rintangan awal, mereka berpeluang menghadapi unggulan ketujuh asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Dengan usia yang masih muda serta pengalaman yang terus bertambah, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menjadi salah satu pasangan yang layak diperhitungkan sebagai bagian dari regenerasi ganda putra Indonesia di masa depan.
