
Dunia bulutangkis Indonesia kembali menyoroti lahirnya talenta muda berbakat dari Kudus. Halifia Usni Pratiwi, atlet ganda putri kelahiran 16 Januari 2009, berhasil mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain asal Kudus yang menembus Pelatnas, mengikuti jejak legenda bulutangkis Indonesia, Hariyanto Arbi.
Halifia merupakan binaan klub ternama PB Djarum, tempat ia bergabung sejak tahun 2018. Sejak usia dini, ia telah menunjukkan bakat besar yang terus berkembang melalui berbagai kompetisi nasional dan internasional.
Puncak pencapaian Halifia terjadi pada tahun 2026 ketika ia bersama pasangannya, Selsi Josika, sukses meraih gelar juara Seleksi Nasional yang diselenggarakan oleh PBSI di nomor ganda taruna putri. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkannya bergabung ke Pelatnas PBSI.
Prestasi Halifia tidak hanya berhenti di situ. Sepanjang tahun 2025, ia tampil konsisten dengan meraih berbagai gelar juara di sejumlah turnamen bergengsi. Di antaranya adalah juara WONDR by BNI Sirkuit Nasional Premier pada nomor ganda remaja campuran, serta juara Sirkuit Nasional A Jawa Barat dan Jawa Timur di sektor ganda remaja.
Di tingkat internasional, Halifia juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara BAT YONEX Pathumthanee Junior International Series 2025 untuk kategori ganda putri U17. Selain itu, ia juga berhasil meraih gelar juara di BAYAN OPEN Sirkuit Nasional C 2025 pada nomor ganda taruna putri.
Keberhasilan Halifia menembus Pelatnas menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kudus, kota yang dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan bulutangkis di Indonesia. Masuknya Halifia juga menjadi simbol keberlanjutan tradisi panjang Kudus dalam melahirkan atlet-atlet kelas dunia.
Dengan usia yang masih sangat muda, Halifia Usni Pratiwi memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh. Dukungan pembinaan di Pelatnas serta pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi diharapkan mampu mengasah kemampuannya menjadi pemain elite dunia. (AH)
