
Regenerasi sektor ganda campuran Indonesia kembali menunjukkan perkembangan positif dengan munculnya pasangan muda berbakat, salah satunya adalah Ikhsan Lintang Pramudya. Atlet kelahiran Klaten, 19 Januari 2007 ini menjadi sorotan setelah serangkaian prestasi gemilang di level nasional.
Ikhsan merupakan binaan klub PB Djarum, tempat ia mulai mengembangkan karier sejak bergabung pada tahun 2021. Dalam waktu relatif singkat, ia berhasil menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, khususnya di nomor ganda campuran.
Puncak pencapaiannya terjadi pada tahun 2026, saat Ikhsan bersama pasangannya, Salsabila Zahra Aulia, sukses meraih gelar juara Seleksi Nasional yang diselenggarakan oleh PBSI. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan keduanya dipanggil untuk bergabung ke Pelatnas PBSI.
Sebelum menembus Pelatnas, Ikhsan telah mengoleksi sejumlah gelar bergengsi. Pada tahun 2025, ia berhasil menjadi juara Kejuaraan Nasional PBSI di sektor ganda taruna campuran, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Indonesia.
Tak hanya itu, dominasi Ikhsan juga terlihat di ajang sirkuit nasional. Ia meraih dua gelar sekaligus dalam POLYTRON MURIA CUP Sirkuit Nasional C 2025, masing-masing di nomor ganda taruna putra dan ganda taruna campuran. Konsistensinya berlanjut dengan kemenangan di WONDR by BNI Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2025 serta BNI Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2024 di sektor ganda taruna campuran.
Dengan deretan prestasi tersebut, Ikhsan Lintang Pramudya dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung Indonesia di sektor ganda campuran di masa depan.
Masuknya Ikhsan ke Pelatnas PBSI menjadi langkah awal menuju kompetisi yang lebih tinggi. Bersama pasangan barunya, ia diharapkan mampu membawa warna baru sekaligus mengembalikan kejayaan Indonesia di sektor ganda campuran. (AH)
