
Undian pada kejuaraan bulutangkis All England 2026 sepertinya belum berpihak kepada sektor ganda campuran Indonesia. Terlihat dua pasang ganda campuran Indonesia saling bertemu pada babak kedua yang dimainkan hari ini (5/3). Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus bersua dengan Jafar Hidayatullah/ Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu untuk memperebutkan satu tiket babak perempat final. Muncul sebagai pemenang pada partai perang saudara ini adalah pasangan Amri/Nita. Pasangan yang kini ada diperingkat 17 dunia menang dalam dua gim 22-20, 21-18.
Kedua pemain sebelumnya sudah pernah bertemu sebanyak lima kali dalam pertandingan resmi. Posisi Jafar/Felisha masih unggul dengan tiga kali kemenangan. Sementara dua kemenangan lainnya diambil Amri/Nita. Kemenangan di All England membuat rekor berubah imbang 3-3.
“Alhamdulillah penampilan kedua di debut All England bisa baik. Semua persiapan bisa dikeluarkan di sini dan menang. Bertemu Jafar/Felisha tadi permainan ketat dan ramai banget, fokus, tensi, juga speednya intens, sama-sama punya kelebihan, kekurangan dan lain-lain yang sudah saling tahu,” ujar Amri dikutip tim Humas dan Media PP PBSI.
“Mereka juga bermain sangat bagus hanya di poin-poin terakhir kami lebih bisa manfaatkan situasi, pegang kendali dan temponya. Kami bisa ambil kesempatan di poin-poin terakhir itu sih yang bikin bisa unggul,” sambung Amri
“Sejujurnya kalau tadi main, kita berempat gak mau kalah banget. Karena sama debut di All England, pastinya pengen hasil yang bagus. Dan juga kita sudah tahu latihan kayak gimana, pertandingan kayak gimana, kelemahan, kelebihannya bagaimana,” ungkap Nita.
“Saya tadi coba buat lebih enjoy di lapangan, kak Amri juga selalu ngingetin untuk fokus-fokus dan relax. Jadi itu sih yang bikin saya bisa menikmati satu poin demi satu poin,” lanjut Nita.
Besok di babak perempat final, Amri/Nita akan menantang unggulan keenam dari China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Jika dilihat dari Head to Head, posisi Amri/Nita berada diatas angin. Dari tiga kali pertemuan sebelumnya, Amri/Nita meraih dua kemenangan berbanding satu kali kekalahan.
“Di perempatfinal kami mau menyiapkan lagi kemampuan kami. Semua yang turun di sini adalah pemain bagus, yang membedakan hanya di rangkingnya saja. Kami mau mengeluarkan yang terbaik buat Indonesia,” pungkasnya. (AR)
