Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [All England 2026] Balas Kekalahan, Alwi ke Perempat Final
05 Maret 2026
[All England 2026] Balas Kekalahan, Alwi ke Perempat Final
 
 

Akhirnya Alwi Farhan bisa mengalahkan pemain tunggal putra Chinese Taipei Chou Tien Chen. Dua percobaan di pertemuan sebelumnya, Alwi belum bisa menghentikan tunggal putra terbaik dari Chinese Taipei. Kejuaraan All England 2026 menjadi waktu yang tepat bagi Alwi untuk bisa menghentikan lawan berperingkat tujuh dunia. Hari ini (5/3) pada babak kedua Alwi bisa menang dalam dua gim 21-13, 21-19.

Alwi menerapkan hasil evaluasi atas dua kali kekalahan sebelumnya. Kali ini Alwi tampil lebih tenang juga bertanding tanpa keragu-raguan. Trauma atas kekalahan bisa Alwi hilangkan.

“Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik. Terima kasih ya Allah, saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan saya. Jadi tidak lupa mengucap puji syukur sebaik-baiknya,” ucap Alwi dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Sebenarnya tidak jauh berbeda dari waktu bertemu di Australian Open 2025 tapi memang pertemuan kali ini saya mencoba lebih melawan diri saya, lebih melawan rasa ragu-ragu, melawan rasa trauma yang ada di dalam diri saya. Itu yang bisa membuat saya memenangkan pertandingan,” sambungnya.

“Chou Tien Chen itu pemain yang unik menurut saya. Ketika banyak orang yang memperhatikan, semakin keluar permainannya jadi tadi saya mencoba lebih meredam, mencoba lebih menenangkan situasi. Ya kurang lebihnya kayak singa jangan dibangunin saja sih. Saya bermain lebih dalam hawa yang tidak terlalu tinggi tapi saya tetap memegang fokus permainan,” jelas Alwi.

Alwi akan menghadapi situasi yang kurang lebih sama pada saat babak perempat final besok (6/3). Kunlavut Vitidsarn, pebulutangkis nomor satu Thailand akan ditemui Alwi. Tiga kali Alwi bertemu dengan pemain nomor dua dunia, tiga kali pula Alwi harus menelan kekalahan. Ia berharap berkah kejuaraan bergengsi All England masih terus menyertainya.

“Besok bertemu Kunlavut, bisa revans lagi mungkin, kita tidak pernah tahu. Saya akan memberikan yang terbaik tapi sekarang mau reset pikiran dan fokus dulu, besok baru digas lagi,” tuturnya.

Alwi menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih bertahan pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000. Jonatan Christie yang semula menemani Alwi, harus tersingkir pada babak kedua. (AR)