
Memasuki partai ketiga babak penyisihan grup D Piala Thomas 2026, Minggu (26/4), Indonesia kembali harus tertinggal 1-2 dari Thailand. Ini terjadi setelah Alwi Farhan, yang dimainkan, tak berhasil mengatasi Panitchapon Teeraratsakul. Alwi kalah usai berjuang rubber game dengan skor akhir 21-14, 17-21, 16-21.
Setelah sempat unggul di game pembuka, Alwi mengaku tertekan di game kedua dan tiga. Di sisi lain, lawan mulai bisa mengembangkan permainannya. Hal tersebut membuat Alwi harus merelakan kemenangan untuk lawannya.
“Saya akui bermain tertekan terus dari game kedua dan ketiga. Dia bisa mengembangkan permainan, berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Karena di sini bolanya lebih kencang jadi dia serangannya lebih banyak, lebih berani dan lebih nekat. Itu kelebihan dia yang saya kurang bisa antisipasi,” jelas Alwi usai bertanding di Forum Horsens, Denmark.
Alwi sebelumnya sudah tiga kali bertemu Teeraratsakul. Terakhir di Indonesia Masters 2026, Alwi menang meyakinkan dengan skor 21-5, 21-6. Sayang kali ini ia tak bisa mengulang kesuksesan yang sama.
“Memang hari ini serangannya tidak gampang diprediksi. Dibandingkan dua pertemuan terakhir di sini dia banyak spekulasi yang menyulitkan. Apa yang dia coba jadi semua. Saya mengakui kekalahan dan meminta maaf untuk Indonesia karena tidak bisa sumbang poin,” ujar Alwi.
“Saya bakal lebih tanggung jawab bila ke depan kembali diturunkan,” tegas Alwi.
Selanjutnya di partai keempat, Indonesia akan menurunkan duet anyar Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, yang akan berhadapan dengan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Fajar/Joaquin diharapkan mampu menyumbangkan kemenangan untuk Indonesia. (NFA)
