
Tahap Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 tinggal menghitung hari. Ajang yang bakal berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus itu, akan berlangsung 7-9 September 2018 mendatang. Para peserta yang sudah mendapatkan Super Tiket di masing-masing Kota Audisi Umum tahun ini, pastinya sudah mempunyai persiapan yang matang dan siap tampil maksimal.
Tak terkecuali Hafiizh Al Habsyi. Peserta asal Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, yang mendapatkan Super Tiket di Audisi Umum Pekanbaru pada bulan Maret lalu itu mengaku, dirinya sudah benar-benar siap menghadapi final Audisi Umum nanti.
Berbagai persiapan matang, diakui peserta kategori U11 putra itu sudah ia lakoni. Bahkan, yang biasanya Hafiizh menjalani latihan hanya empat kali dalam satu minggu, sejak mendapatkan Super Tiket di Pekanbaru itu dirinya mengaku semakin giat berlatih hampir setiap hari.
Baca juga : [Asian Games 2018] Cabang Bulutangkis Lampaui Target
“Semenjak saya mendapatkan Super Tiket Audisi di Pekanbaru, cita-cita saya untuk menjadi atlet bulutangkis yang sukses semakin besar. Yang ada di pikiran saya sampai saat ini, gimana caranya agar bisa terys memperbaiki pukulan-pukulan permainan saya, dan saya semakin semangat untuk berlatih sampai hampir setiap hari, dari yang biasanya hanya empat kali dalam satu minggu,” ungkap peserta kelahiran 7 September 2008 itu.
Tak hanya itu, di final Audisi yang juga bertepatan pada hari ulang tahunnya yang ke 10, Hafiizh pun berharap bisa mendapatkan kado terindah, dengan bisa lulus menjadi atlet PB Djarum tahun ini.
“Semoga saya bisa mendapatkan kado terindah dengan lulus menjadi atlet PB Djarum tahun ini,” kata Hafiizh ketika di hubungi tim Pbdjarum.org.
Harapan besar pun muncul dari sang Ayah, Gilang Permana Putra. Melihat anaknya semakin giat berlatih, Gilang berharap agar Hafiizh bisa tampil maksimal dan meraih mimpinya menjadi atlet PB Djarum tahun ini.
“Sudah kita tinjau Hafiizh akhir-akhir ini setelah mendapatkan Super Tiket latihannya tambah rajin, dan juga semangatnya bertambah hampir satu minggu full. latih terus dari yang 1 minggu full. Harapannya semoga Hafiiz bisa lulus Audis, dan masuk PB Djarum tahun ini. karena saya sebagai orangtua sudah melihat keseriusan dia untuk benar-benar ingin menjadi atlet PB Djarum,” ujarnya.
Hafiizh dan Ayahnnya sendiri berencana terbang dari Bangka ke Kudus, pada tanggal 4 September, dengan alasan agar bisa beristirahat terlebih dahulu sebelum mengikuti berbagai rangkaian tahap final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. (arh)
Baca juga : [Asian Games 2018] Kevin/Gideon Raih Medali Emas
