
Langkah pasti ditunjukkan La Ode M Ahsan Kamil pada babak kedua Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumatera Utara 2026. Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2025 itu tampil dominan saat menaklukkan Fairel Atthariz Rasya (Binjai Jaya) dua gim langsung, 21-11, 21-10, di GOR PBSI Pancing, Medan.
Kemenangan tersebut mengantarkan pemain muda PB Djarum itu melaju ke babak ketiga. Tantangan berikutnya pun sudah menanti, yakni menghadapi Muhammad Irfan Manik dari PB Jaya Raya dalam perebutan tiket ke fase selanjutnya.
Perjalanan yang sedang ia jalani merupakan bukti bahwa kesempatan yang datang melalui Audisi Umum PB Djarum telah mengubah arah mimpinya.
Sejak bergabung dengan PB Djarum pada 2025, La Ode mengaku merasakan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Lingkungan latihan yang kompetitif membuatnya berkembang lebih cepat dibanding sebelumnya.
"Semenjak saya bergabung dengan PB Djarum di tahun 2025, saya merasakan banyak perubahan dalam segi permainan. Selain itu juga mimpi-mimpi saya yang dulu hanya saya bayangkan, sekarang mulai bisa terwujud. Bisa juara di turnamen Sirnas maupun nasional. Dulu cuma sebatas mimpi, setelah di PB Djarum jadi kenyataan," ujar La Ode.
Pengalaman meraih prestasi di level nasional menjadi suntikan motivasi bagi pebulu tangkis muda tersebut. Ia menyadari perjalanan kariernya masih panjang dan setiap kemenangan merupakan pijakan untuk mengejar target yang lebih besar.
Karena itu, La Ode bertekad untuk terus meningkatkan kualitasnya melalui latihan yang konsisten di PB Djarum. Baginya, pencapaian saat ini belum menjadi garis akhir, melainkan awal dari mimpi-mimpi berikutnya.
"Saya akan bersungguh-sungguh berlatih di PB Djarum, karena masih banyak mimpi saya yang ingin diwujudkan. Suatu saat nanti saya ingin menjadi putra Papua yang bisa juara dunia," katanya. (AH)
