Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum PB Djarum 2026] Demi Mimpi Sang Anak, Keluarga Asal Ambon Tempuh Perjalanan ke Makassar
04 Agustus 2026
[Audisi Umum PB Djarum 2026] Demi Mimpi Sang Anak, Keluarga Asal Ambon Tempuh Perjalanan ke Makassar
 
 

Semangat untuk mengejar mimpi menjadi atlet bulutangkis dunia membawa keluarga Ongels rela menempuh perjalanan dari Ambon ke Makassar demi mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026. Audisi yang akan digelar pada 5–9 Agustus 2026 di GOR Dafest, Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi kesempatan berharga bagi JJ Miguel Ongels, peserta asal Ambon yang lahir pada 9 Mei 2017, untuk kembali membuktikan kemampuannya.

Bagi Miguel, ini merupakan pengalaman keduanya mengikuti Audisi Umum PB Djarum. Sebelumnya, ia sempat mengikuti audisi pada tahun 2025 di Kudus. Meski langkahnya harus terhenti di babak 64 besar, pengalaman tersebut justru menjadi motivasi untuk terus berlatih dan mencoba lagi.

Sang ibu, Susi, mengungkapkan bahwa keluarga tetap berkomitmen mendukung cita-cita putranya meski harus menghadapi tantangan perjalanan yang tidak mudah.

"Ini kedua kalinya Miguel ikut Audisi Umum. Pertama tahun 2025 di Kudus, hasilnya kalah di babak 64 besar," ujar Susi.

Menurutnya, pelaksanaan audisi di Makassar sudah sangat membantu peserta dari kawasan Indonesia Timur. Namun, ia berharap ke depan Audisi Umum PB Djarum dapat digelar lebih dekat lagi dengan daerah asal mereka.

"Kalau di Indonesia Timur memang lebih dekat dari Ambon ke Makassar, tetapi sekarang harga tiket lebih naik daripada dulu. Jadi kalau memang bisa, harapannya audisi ini bisa dilaksanakan di Ambon," katanya.

Harapan terbesar keluarga Ongels adalah melihat Miguel berhasil menjadi bagian dari PB Djarum, klub yang selama ini dikenal sebagai salah satu tempat lahirnya banyak atlet bulutangkis berprestasi dunia.

"Kami berharap Miguel bisa masuk PB Djarum. Tujuannya memang anak ini dari dulu pengen masuk PB Djarum," tambah Susi.

Pandangan serupa disampaikan sang ayah, Maurits Ongels. Ia menilai PB Djarum memiliki sistem pembinaan yang terbukti mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang konsisten meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Saya sendiri melihat atlet PB Djarum itu selalu di atas. Di mana saja selalu mendominasi gelar juara, mulai dari pembibitannya di turnamen nasional maupun di level dunia saat mewakili Indonesia," ujar Maurits.

Bagi Miguel sendiri, bergabung dengan PB Djarum merupakan langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi atlet bulutangkis kelas dunia.

"Pengen banget masuk PB Djarum, pengen jadi atlet dunia. Karena dari PB Djarum banyak yang sukses," kata Miguel.

Perjalanan menuju Makassar juga menjadi bukti besarnya dukungan orang tua terhadap impian sang anak. Awalnya keluarga berencana menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar dua hari. Namun karena jadwal keberangkatan tidak sesuai dengan pelaksanaan audisi, mereka akhirnya memilih menggunakan pesawat meski harus mengeluarkan biaya lebih besar.

"Sebelumnya kami berencana naik kapal agar terjangkau meskipun jarak tempuhnya sekitar dua hari. Tetapi jadwalnya tidak pas, jadi mau tidak mau kami pilih naik pesawat saja. Demi anak, apa pun akan kami lakukan," tutur Maurits.

Ongels akan akan mulai bersaing besok, Selasa (5/8) dengan ratusan peserta lainnya di kategori U11 Putra. (AH)