
Babak semifinal ganda remaja putra antara unggulan kedua yang berasal dari PB Djarum, Darmawan Setiawan/Muhammad Waldan Habibi melawan unggulan [9/16] dari klub Mutiara Cardinal, Haikal Aufar Mahardhika/Muhammad Satria Alfarel berlangsung seru. Dukungan penonton yang kebanyakan pendukung Haikal/Satria selaku tuan rumah, membuat suasana pertandingan sangat meriah. Pertandingan ini akhirnya dimenangkan Darmawan/Waldan dengan skor 16-14, 15-11.
“Berpengaruh pasti, tapi kita coba buat gak usah dihiraukan, kita tetap fokus aja di permainan kita,” ungkap Darmawan ketika ditanya pengaruh supporter lawan terhadap permainan mereka.
Kemenangan Darmawan/Waldan tak lepas dari peran pelatih. Kali ini Darmawan / Waldan didampingi Muhammad Ulinuha di kursi pelatih.
“Banyakin rubah arah pukulan, sama jagain flick service nya lawan, soalnya kalo flick service kita sering ketipu kayak bola nya ke belakang tapi saya sama Waldan malah maju,” ungkap Darwaman ketika ditanya apa instruksi pelatih dalam pertandingan tadi.
Di babak final, Darmawan/Waldan sudah ditunggu wakil dari klub Jaya Raya Jakarta sekaligus unggulan pertama, Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria.
“Kami pernah ketemu empat kali dengan mereka dan head to head nya menang mereka semua,” ungkap Waldan.
“Persiapan buat besok recovery yang cukup, jaga pola makan sama mainnya nothing to lose aja sama lebih dengerin instruksi pelatih,” pungkas Darmawan menutup percakapan dengan PB Djarum.
