
Salah satu atlet peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 – Makassar, Nur Hidayah tak menyangka dirinya melaju ke tahap selanjutnya, Karantina.
Sebelumnya, atlet binaan PB Yanti Jaya Makassar ini harus puas finis sebagai runner-up KU 12, setelah kalah dari Kresensia Lembayung Ubung Mering 21-12, 13-21, 10-21 pada pertandingan yang berlangsung di GOR Dafest, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/8).
Meski kalah di partai pamungkas, penampilan atlet yang akrab disapa Iya ini berhasil memikat perhatian legenda bulutangkis dan pelatih PB Djarum, sehingga mendapatkan Super Tiket pilihan dan lolos ke tahap karantina di Kudus. Bagi Iya, hasil ini merupakan peningkatan pencapaian dari upayanya di Audisi Umum PB Djarum sebelumnya ketika langkahnya terhenti di fase turnamen.
"Saya tidak menyangka bisa mendapatkan Super Tiket dari tim pencari bakat. Padahal, tadi saya kalah di final karena konsentrasi buyar di gim kedua dan ketiga setelah sempat unggul di gim pertama,” ungkapnya.
Gagal tahun 2022, Nur pantang menyerah. Ia berusaha terus memperbaiki diri hingga akhirnya berhak meraih Super Tiket ken tahap Karantina.
“Lolos ke tahap karantina adalah keberhasilan pertama saya karena pada 2022 gagal di tahap turnamen. Saya akan berusaha keras di babak karantina supaya bisa diterima menjadi atlet PB Djarum," ujar perebut Juara 3 HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sulawesi Tengah (Sulteng) 2026 kategori Tunggal Putri U-13 dan Ganda Putri U-13. (AH)
