Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Taruna Dulang Pengalaman Berharga
28 Juli 2010
Taruna Dulang Pengalaman Berharga
 
 

Surabaya – Ajang tahunan turnamen berlabel Challenge ini telah dimulai. Surabaya kembali mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah turnamen berbintang dua ini, setelah tahun lalu turnamen Challenge diselenggarakan di Ibu Kota, Jakarta.

Pada pertarungan hari Selasa (27/7) para atlet yang berasal dari 19 negara siap bertarung untuk memperebutkan lima gelar juara. Nomor tunggal putra menjadi salah satu nomor paling keras, dimana 128 nama mendaftarkan diri untuk menuju podium tertinggi.thomi azizan

PB Djarum mengirimkan para tarunanya untuk turun di kelas dewasa di turnamen yang digelar di GOR Sudirman ini. Thomi Azizan Mahdub pun pada hari ini berhasil menunjukkan performanya. Setelah berhasil meraih medali perunggu di ASEAN School Games, Thomi mengaku ingin kembali menampilkan performa terbaiknya.

Tak ada beban untuk ngotot menjadi juara, tapi Thomi hari ini berhasil membuktikan bahwa ia mampu berbicara di ajang Challenge ini. Dia akhirnya berhasil melaju ke babak kedua setelah menaklukan pemain yang  berusia tiga tahun diatasnya, Martin Sinfrin. Thomi menang setelah berjuang tiga game dengan 19-21, 21-15 dan 21-19.

“Untuk besok siap melakukan yang terbaik, meskipun peluang untuk juara sangat kecil, tapi hal ini membuka kesempatan yang lebar untuk menambah pengalaman bertanding,” ungkapnya usai pertandingan.

Sementara itu, Kho Hendriko Wibowo harus langsung menyerah di tangan seniornya, Bandar Sigit Pamungkas. Kho menyerah 17-21, 15-21.
“Yang penting saya sudah mengeluarkan kemampuan terbaik saya, itung-itung nambah pengalaman,” ujar atlet yang kerap disapa Hendriko ini.

Di nomor ganda putri pun, juara Ganda Taruna Putri Djarum Sirnas Jakarta, Ririn Amelia/Melati Daeva berhasil memaksa unggulan ketiga, yang merupakan pengoleksi juara Djarum Sirnas terbanyak, Nadya Melati/Devi Tika Permatasari untuk bermain ketat tiga game.
Ririn/Melati menyerah 15-21 di game pertama. Namun, game kedua berhasil mereka raih dengan 21-15. Di game ketiga pun terjadi kejar mengejar angka yang cukup seru, tercatat di awal game mereka berhasil menciptakan angka sama hingga poin ke empat, namun kemudian mereka tertinggal 4-9, untuk kemudian tertinggal 6-11 di pergantian tempat.

ririn/melatiRally dan adu drive menghiasi pertandingan paska interval. Ririn/Melati pun berhasil menipiskan ketertinggalan hingga 12-13, dan malah menyamakan kedudukan di angka 14-14 setelah smes Ririn menghujam pertahanan duo atlet mantan Pelatnas tersebut.
Ririn/Melati sempat terlihat mengendur, dan akhirnya harus kehilangan 5 angka berturut-turut 14-19 dan akhirnya menyerah dengan 16-21.

“mereka bermain tanpa beban, dan Ririn tampil bagus,” puji Nadya usai pertandingan.

Dengan diikut-sertakannya para atlet muda di ajang yang lebih bergengsi dan punya nilai saing yang lebih tinggi, diharapkan akan mampu menggembleng kemampuan bermain dan juga mental bertandingan para atlet muda untuk dijadikan modal di masa yang akan datang.
Ayo Taruna PB Djarum, raih kesempatan untuk bertandingan dan meningkatkan kemampuan di Kota Pahlawan ini!