
Pepatah yang mengatakan “kesempatan tak akan datang untuk kedua kalinya” rupanya tidak berlaku bagi pemain bulutangkis Raffidias Akhdan Nugroho. Pemain binaan PB Djarum ini kembali memiliki kesempatan yang kedua kalinya untuk bertanding membawa bendera Pelatnas. Usai menjadi juara Kejurnas 2015, Raffidias yang masa itu berpasangan dengan Vita Marissa kembali diundang masuk ke kawah Candra dimuka Cipayung.
Pemain yang biasa dipanggil dengan sebutan Rafi ini sudah kurang lebih dua bulan menghuni asrama Cipayung. Latihan yang ia terima tak jauh beda semasa ia masuk ke Pelatnas untuk pertama kali.
“Latihannya ga terlalu jauh beda saat saya dulu masih di Pelatnas, program latihannya hampir sama,” ujarnya.
Meski sudah resmi masuk Pelatnas dan bermain di ganda campuran, namun sampai saat ini ia belum memiliki pasangan tetap.
“Masih belum tau siapa pasangannya,” tuturnya.
Meski belum bisa mengetahui siapa pasangannya nanti, Rafi tetap terus berlatih agar kesempatan yang dimilikinya tidak hilang begitu saja.
“Target pertama saya adalah mendapat partner yang tetap. Terus bisa juara supaya bisa dapat peringkat dunia,kemudian target saya selanjutnya adalah dapat peringkat dari top 100 menjadi top 10. Dan itu Harus bisa,” ujarnya mantap.
Ia termotivasi oleh rekan-rekan seangkatannya seperti Edi Subaktiar, Gloria Emanuelle Widjaja dan Melati Daeva Oktaviani yang sudah lebih dulu masuk dalam jajaran elit ganda campuran dunia. “Mereka saja bisa, masa saya ga bisa,” ujar juara Sirnas Manado 2015
Ia pun tidak lagi terpengaruh dengan kuliah yang saat ini masih ditekuninya.
“Saya masih kuliah. Sudah semester lima. Insya Allah Tinggal setahun lagi selesai,” tuturnya. Beruntung jadwal kuliahnya bertepatan dengan libur latihan di Pelatnas, yakni hari Rabu, Sabtu. Jadilah ia tetap bisa mengikuti pelajaran yang diberikan oleh dosen-dosennya. “Sekarang kuliah di bawa santai aja. Mau fokus yang sudah di depan mata (bulutangkis-red) dulu,” ujarnya. (AR)
