Tim Indonesia mengalami hari yang berat di laga pertama putaran BWF World Superseries Final 2011 yang berlangsung kemarin (14/12) di Liu Zhou, China. Dari empat wakil, hanya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang memperoleh kemenangan.
Tontowi/Liliyana menang 21-10, 21-12 atas Robert Blair/Gabrielle White (Inggris) melalui waktu pertandingan tersingkat, 23 menit.
Pasangan nomor satu Indonesia ini bermain solid. Sepanjang pertandingan, mereka berada di atas angin, sedangkan Robert/Gabrielle nampak sangat tertekan dan bingung dengan apa yang harus mereka lakukan karena pukulan mereka selalu dapat dikembalikan dengan baik oleh Tontowi/Liliyana.
Selain itu, pasangan Inggris tersebut banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga semakin menguntungkan posisi pasangan merah-putih. Akhirnya pengembalian servis dari Liliyana yang mengecoh ke arah net tipis yang jauh dari Gabrielle menyelesaikan semuanya.
Sayangnya, tiga wakil Indonesia lainnya yang bertanding di lapangan sebelah kurang beruntung. Setelah Simon Santoso kalah 13-21 dan 9-21 dari Peter Gade (Denmark), Taufik Hidayat yang menang 21-19 atas Kenichi Tago (Jepang) di game pertama, akhirnya kalah di dua game setelahnya, 19-21 dan 7-21.
Pertandingan terakhir di lapangan tersebut juga berujung pada kekalahan super tipis Mohammad Ahsan/Bona Septano dari Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark). Dua game pertama berlangsung ketat, namun game ketiga berlangsung bahkan lebih sengit lagi. Ahsan/Bona sebenarnya memiliki pukulan yang lebih variatif, yakni, smash kencang dipadu dengan permainan net. Ini berbeda dengan Mathias/Carsten yang benar-benar bertumpu pada pukulan agresif nan kencang.

Di game penentuan, sebenarnya Ahsan/Bona sempat lepas dari tekanan dan sempat melaju hingga 15-12. Sebelum skor ini, kedua pasangan saling susul skor dengan perbedaan hanya 1-2 angka. Namun, mereka kemudian dikejar hingga akhirnya kembali terjadi pertarungan sengit, 17-17, 18-18, hingga 19-19. Akhirnya Denmark pun mengambil dua poin terakhir.
Pertandingan kelas premium ini memang menarik untuk disimak. Kemarin, hanya enam dari total 20 pertandingan yang selesai langsung dua game. Sisanya berlangsung melalui rubber game ketat. Salah satu kejutan adalah menangnya Sung Ji Hyun (Korsel) atas Wang Yihan (China), 13-21, 21-16, dan 21-19. Di game ketiga, sebenarnya Ji Hyun sudah tertinggal 8-14, namun ia tak pantang menyerah dan akhirnya sedikit demi sedikit poin ia renggut dan akhirnya pukulan Yihan yang melenceng keluar mempersembahkan kemenangan bagi Ji Hyun.
Hari kedua, hari ini, Simon akan bertemu Lee Chong Wei (Malaysia), Taufik bersua Lin Dan (China), Ahsan/Bona menantang Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korsel), sedangkan Tontowi/Liliyana kembali melawan Xu Chen/Ma Jin (China). (DC)