Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Kisah Sigit Budiarto Jadi Pemain dan Pelatih Sukses
23 Juni 2020
Kisah Sigit Budiarto Jadi Pemain dan Pelatih Sukses
 
 

Legenda bulu tangkis ganda putra asal PB Djarum, Sigit Budiarto dikenal sebagai pemain dengan pergelangan tangan yang kuat. Dengan kelebihan itu, ia kerap melakukan pukulan-pukulan yang ‘tak biasa’ dan tidak terduga oleh lawan-lawannya di arena pertandingan.

Lahir di Yogyakarta, 24 November 1975, Sigit banyak meyumbangkan prestasi membanggakan untuk Indonesia, terutama di nomor ganda putra bersama Candra Wijaya.

Tahun pertama berpasangan dengan Candra, ia merebut juara Thailand Open dan US Open. Berlanjut dengan berbagai gelar di tahun 1997 antara lain, Taipei Open, Indonesia Open, dan Singapore Open. Bahkan Sigit/Candra mampu menyabet gelar juara dunia dengan kemenangan yang dramatis.

Di tahun 2003, pasangan ganda ini pun berhasil menjuarai All England, turnamen bulu tangkis tertua di dunia yang sangat bergengsi.

Pasca pensiun di tahun 2007, Sigit kembali ke klub yang membesarkan namanya, PB Djarum. Sejak itu hingga sekarang Sigit menjadi salah satu pelatih PB Djarum yang banyak melahirkan atlet-atlet muda berbakat. Sigit membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih dengan mengantarkan anak didiknya, Edi Subaktiar dan Melati Daeva Oktaviani meraih juara dunia junior 2012. Begitu juga dengan Kevin Sanjaya dan Praveen Jordan, dua orang yang kini telah menjadi atlet andalan bulu tangkis Indonesia di Pelatnas. (ah)