Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Ada Apa Dengan Li Jun Hui ?
25 Mei 2020
Ada Apa Dengan Li Jun Hui ?
 
 

Kejuaraan bulutangkis BWF World Championships 2019 memunculkan nama pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai juara ganda putra. Kala itu Ahsan/Hendra membalikkan perkiraan banyak orang. Pasalnya, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lah yang digadang-gadang sebagai juara karena prestasinya yang ciamik.

Laju pasangan yang mendapat julukan “The Daddies” sebelum partai puncak dilewati dengan dua game. Usai mendapat bye di babak pertama, Ahsan/Hendra mengalahkan ganda Belanda, Jelle Maas/Robin Tabeling dengan 21-13, 21-12 pada babak kedua. Lalu di babak ketiga membungkam Alexander Dunn/Adam Hall dari Scotland dengan 21-19, 21-16. Di babak perempat final giliran pasangan dari China Taipei Liao Min Chun/Su Ching Heng dihentikan dengan 21-17, 21-19.

Pertandingan ketat mulai dijalani di babak semifinal. Ahsan/Hendra yang harus bertemu juniornya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan harus berjibaku selama tiga game sebelum akhirnya melesat ke final dengan skor 21-16, 15-21, 21-10.  Di babak puncak, Ahsan/Hendra menghempaskan ambisi ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobasyashi dengan 25-23, 9-21, 21-15.

Terlihat normal-normal saja saat pemberian hadiah di podium. Juara, runner Up dan dua semifinalis lainnya sama-sama siap-siap menerima pengalungan medali, termasuk pasangan dari Tiongkok Li Jun Hui/Liu Yu Chen.  Sang juara menerima kalungan medali emas, Runner up mendapat medali perak, sementara medali perunggu diberikan kepada semifinalis.

Kejadian unik justru terjadi saat sesi foto. Sudah menjadi suatu kebiasaan jika juara, runner up dan semifinalis mengabadikan diri dalam foto bersama. Entah kenapa, hanya lima pemain saja yang memiliki isiatif berdiri bersama-sama pada posisi podium juaranya Ahsan/Hendra. Ahsan, Hendra Rian, Fajar, Takuro, Yugo, Li Yu Chen semuanya berdiri dalam tempat dengan posisi bagian depan sedikit membungkukkan diri. Satu pemain lainnya Li Jun Hui tampak memisahkan diri tidak bergabung dengan pemain lain. Entah kenapa Li Junhui tidak bergeser sedikitpun untuk sesi foto bersama. Ia tetap berdiri sendirian sambil memegang bunga tangan dengan tatapan muka lurus kedepan. Hal ini justru memancing pertanyaan juga aneka komentar dari para pecinta bulutangkis.

Kenapa ya ? Padahal Physical Distancing masa itu belum ada. (AR)

 

 

*Photo : Indosport.com