Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > [Kilas Balik Piala Sudirman 1995] Indonesia Belum Berhasil Kembalikan Kejayaan
13 September 2021
[Kilas Balik Piala Sudirman 1995] Indonesia Belum Berhasil Kembalikan Kejayaan
 
 

Piala Sudirman 1995 menjadi kali ketiga Indonesia harus terhenti di posisi runner up. Setelah merebut kemenangan pada tahun 1989, Indonesia belum berhasil membawa pulang kembali piala lambang supremasi bulutangkis tersebut mulai tahun 1991, 1993 hingga 1995. Tiga kali kejuaraan berturut-turut, Indonesia finis sebagai finalis.

Berlangsung di Lausanne, Swiss, pada tahun 1995 Indonesia berada di Grup B bersama Denmark dan Thailand. Pertandingan di penyisihan grup membawa Indonesia sebagai juara Grup B disusul Denmark sebagai runner up grup.

Memasuki babak semifinal, Indonesia berhadapan dengan runner up Grup A, Korea. Sementara Denmark dengan juara Grup A, China.

Tim merah putih sukses mengalahkan juara bertahan, Korea dengan skor 4-1, lewat kemenangan Tri Kusharjanto/Minarti Timur, Hariyanto Arbi, Eliza Nathanael/Zelin Resiana dan Rexy Mainaky/Ricky Soebagdja. Hanya Susy Susanti yang saat itu mengalami kekalahan, dari Bang Soo Hyun. Kemenangan ini sekaligus membalas dua kali kekalahan Indonesia di babak final Piala Sudirman tahun 1991 dan 1993.

Hasil positif kontra Korea membawa Indonesia melaju ke babak pemuncak. Di babak itu sudah ada China yang juga lolos, setelah mengalahkan Denmark 4-1.

Satu langkah lagi, Indonesia seharusnya bisa membawa pulang Piala Sudirman ke Tanah Air. Namun hasil di lapangan berkata lain. Setelah dua final sebelumnya dijegal Korea, kini Indonesia harus menghadapi kenyataan kembali kalah, kali ini dari tim China.

Indonesia kalah 1-3 dari China di babak final. Dari kelima wakil yang diturunkan, hanya Rexy Mainaky/Ricky Soebagdja yang berhasil merebut kemenangan. Mereka mengalahkan Jiang Xin/Huang Zhanzhong melalui tiga game, 11-15, 15-11, dan 15-6. (NAF)