Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Juara Dunia Veteran Terima Penghargaan Dari Djarum Foundation
01 Oktober 2015
Juara Dunia Veteran Terima Penghargaan Dari Djarum Foundation
 
 

Tiga alumni PB Djarum, Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi dan Simbarsono Sutanto berhasil meraih juara diajang BWF World Senior Championships 2015 atau dikenal juga dengan Kejuaraan Dunia Veteran di Helsingborg, Swedia pada tanggal 26 September lalu. Atas prestasi tersebut Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan yang diselenggarakan tanggal 1 Oktober 2015 di Jakarta.

Dalam kesempatan acara penghargaan ini, Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation menyampaikan rasa bangga kepada alumni PB Djarum yang tetap berprestasi diusia yang sudah tidak muda lagi.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation kepada alumni yang terus membawa nama Indonesia berprestasi di kancah Internasional,” jelas Yoppy Rosimin.

Bagi ketiga pemain, ajang ini memberikan pengalaman tersendiri setelah lama pension sebagai pemain aktif.

“Saya sudah lama tidak bertanding. Jadi ada perasaan tegang dan grogi,” ungkap Hastomo yang meraih juara tunggal putra usia 55. Hastomo juga menjelaskan, meskipun jarang bertanding, ia tetap menjaga kebugaran dengan bersepeda dan fitness setiap pagi. Ia juga aktif sebagai pelatih di klub PB Djarum.

“Lawan lumayan berat terutama dari Denmark yang masih aktif sebagai pemain divisi dua di negaranya,” tambah Hariyanto Arbi yang menjadi juara ganda putra usia 40 bersama Tri Kusharjanto.

Indonesia meraih empat gelar juara diajang ini. Hastomo menjadi yang pertama mempersembahkan gelar juara tahun ini. Ia unggul atas Jack Keith Priestman dari Kanada dengan, 21-11, 21-13. Adik Hastomo, Hariyanto Arbi juga mempersembahkan juara ganda putra usia 40 berpasangan dengan mantan pemain ganda campuran terbaik Indonesia, Tri Kusharjanto. Hariyanto/Tri merupakan juara ganda putra usia 35 diajang sebelumnya. Kali ini, mereka menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Denmark Peter Rasmussen/Thomas Stavngaard, 21-19, 21-17.

Gelar berikutnya dipersembahkan dari nomor ganda putra usia 55 melalui pasangan Uun Setiawan Santoso/Simbarsono Sutanto. Pasangan Indonesia ini unggul atas duet dari Thailand Triong Limsakul/Attakom Maensamut, 21-18, 21-12.

Indonesia melengkapi gelarnya melalui Flandy Limpele yang berpasangan dengan mantan bintang Indonesia yang kini membela Amerika Serikat, Tony Gunawan. Bermain dengan irama yang santai, Flandy/Tony unggul mudah atas ganda Thailand Naruenart Chuaymak/Apichai Thiraratsakul, 21-13, 21-9.