Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Berjuang Mendulang Poin
27 Februari 2012
Berjuang Mendulang Poin
 
 

Tahun ini memang tahun berat bagi para pebulutangkis utama Indonesia. Selain persiapan untuk putaran final Piala Thomas dan Uber di bulan Mei nanti, mereka juga harus terus mendulang poin dari turnamen-turnamen kelas atas demi meningkatkan peringkat dan memastikan tempat di Olimpiade London pada bulan Juli nanti.

Saya sudah siap untuk All England,” ujar Simon yang akan berangkat ke Birmingham, Inggris untuk mengikuti kejuaraan All England Super Series pada tanggal 6-11 Maret 2012. Sepulangnya ia dari putaran kualifikasi zona Asia Piala Thomas, Senin (20/2) lalu, Simon dan beberapa rekannya yang turun di All England langsung berlatih. “Agar nanti siap dan mudah-mudahan bisa menang,” tandas Simon.

Bukan hanya All England yang menjadi incaran utama Pelatnas pada paruh pertama tahun ini. Pelatnas juga mengirim mereka ke lima pertandingan lain jelang Olimpiade, yakni, German Open (28 Februari-4 Maret), Swiss Open (13-18 Maret), Australia Open (3-8 April), Kejuaraan Asia (17-22 April), dan India Open Super Series (24-29 April). Semuanya ini dilakukan untuk mendongkrak peringkat dan memperbesar peluang mendapat pengundian yang lebih leluasa pada saat Olimpiade nanti.

Sejauh ini Tontowi/Liliyana masih stabil di peringkat empat. Saya harap mereka bisa naik satu peringkat karena seeding pada babak kualifikasi dibuat blok-bloknya," ujar Kasubid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) beberapa saat lalu mengenai peringkat pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.“Kalau mereka bisa naik ke peringkat tiga, maka biasanya akan melawan seeding dua. Itu akan lebih menguntungkan mereka.”

Selain Tontowi/Liliyana, Muhammad Rijal/Debby Susanto dan Meiliana Jauhari/Greysia Polii juga diharapkan dapat menaikkan peringkat sehingga masuk ke delapan besar agar mendapat nomor unggulan (seeding) dan mampu menghindari pasangan unggulan lainnya di babak-babak awal.

Target Pelatnas di Olimpiade tidak hanya untuk meloloskan sebanyak-banyaknya pemain untuk dapat turun di London, tetapi juga ada target untuk mendulang emas dari cabor ini. Bulutangkis Indonesia memang secara tradisi selalu berhasil membawa pulang emas Olimpiade dari cabor bulutangkis.

Saya harap bulutangkis bisa mempertahankan medali emas. Untuk itu, perlu didukung optimal,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.

Tentunya rentetan turnamen yang diikuti mereka tidak semata untuk mendulang poin Olimpiade, tetapi juga akan menjadi latihan yang baik untuk persiapan putaran final Piala Thomas dan Uber Mei nanti. Semoga saja semua harapan dapat tercapai, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. (DC)