Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > PB Djarum Mempertemukan Kisah Cinta Andre Adistia & Maria Febe
06 Agustus 2020
PB Djarum Mempertemukan Kisah Cinta Andre Adistia & Maria Febe
 
 

Bulu tangkis menjadi salah satu olah raga yang banyak melahirkan kisah asmara bagi para atletnya. Tak terkecuali bagi atlet Tanah Air, seperti Alan Budikusuma dan Susy Susanti. Keduanya tak hanya “mengawinkan” medali emas Olimpiade 1992, tapi juga berhasil bersanding ke jenjang pernikahan dan kini tiga buah hati.

Namun tahu kah kamu, selain pasangan emas Olimpiade itu, banyak atlet-atlet Indonesia lainnya yang terjerat hubungan asmara atau yang lebih dikenal dengan sebutan cinlok (cinta lokasi), hingga akhirnya berakhir di pelaminan.

Seperti dua sejoli Andrei Adistia dan Maria Febe. Kedua atlet yang sama-sama dibesarkan oleh PB Djarum itu kini menjadi pasangan suami istri setelah sekian lama menjalani hubungan.

Hmm… dulu pertama 2006 ya kalau pertandingan suka liat-liatan, terus saya minta nomor handphone-nya dari temen. Ngobrol-ngobrol selama 4 bulan, terus pacaran deh. Hubungan jarak jauh selama empat tahun karena saya latihan di PB Djarum Jakarta dan Febe di PB Djarum Kudus. Terus baru tahun 2010 kita sama-sama di Pelatnas, baru bisa deketan,” ungkap Andrei menceritakan awal mula hubungannya dengan Febe.

Bukan tanpa kendala, hubungan kedua atlet ini pun sempat putus selama dua tahun, yaitu pada tahun 2015 hingga 2017 dengan alasan yang tidak bisa mereka katakan. Yang pasti pada tahun tersebut keduanya kembali harus berjauhan. Karena sama-sama sudah tidak bermukim di Pelatnas PBSI Cipayung. Saat itu Andrei hijrah ke Kanada dan Febe ke Malaysia untuk mejadi pelatih.

Selama dua tahun ini kami jauhan dan sama-sama tidak berkomunikasi,” ucap Andrei kepada Pbdjarum.org.

Meski sudah dijauhkan dengan jarak dan komunikasi, namun takdir berkata  lain. Setelah dua tahun tak saling menegur sapa, Andrei dan Febe tiba-tiba dipertemukan kembali pada Juli 2017, dan itu menjadi momentum bagi keduanya untuk menjalin hubugan kembali, hingga berakhir ke pelaminan.

Gara-gara dia dateng ke nikahan ade saya, terus kami jadi ngobrol-ngobrol santai sekitar bulan Juli 2017 itu. Besoknya kami komunikasi lagi, dekat lagi, dan langsung saya ajak nikah nggak usah pacaran. Waktu itu persiapan nikah super ngebut, cuman sekitar satu bulan setengah,” papar Andrei.

Sampai pada akhirnya, Andrei dan Febe pun menikah pada 27 Oktober 2017. Kabar Bahagia pun datang baru-baru ini. Febe dikabarkan mengandung 4 bulan.

Febe sekarang lagi ngandung 4 bulan. Minta doanya ya semoga bayi sama ibunya sehat,” ujar Andrei.

Kini, Andrei juga berharap ia dan Febe bisa selamanya Bahagia sampai kakek-nenek.

Semoga saya dan Febe bisa terus bahagia sampai kakek-nenek,” tutup Andrei. (ah)