Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Vita Marissa Siap Lahirkan Praveen Jordan Baru
08 April 2021
Vita Marissa Siap Lahirkan Praveen Jordan Baru
 
 

Setelah mengabdi kurang lebih selama lima tahun menjadi pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI Cipayung, Vita Marissa memutuskan untuk kembali ke klub yang membesarkan namanya, PB Djarum.

Tepatnya pada Maret 2021, juara Indonesia Open 2008 itu resmi menyandang titel sebagai pelatih PB Djarum, di sektor yang juga baru dibentuk yaitu ganda campuran.

"Ini pertama kali saya menjadi pelatih di PB Djarum. Karena sebelum menjadi pelatih di Pelatnas, saya statusnya masih sebagai atlet di PB Djarum saat itu," ujarnya.

Mantan pasangan Liliyana Natsir itu pun mengaku tak ingin jauh-jauh dari oahraga yang sudah ia tekuni sejak kecil ini. Dan ia mengatakan dimanapun dirinya berada, tujuannya adalah menciptakan regenerasi bulutangkis Indonesia.

"Saya merasa punya pasion di bulutangkis Indonesia. Dimanapun saya bernaung, tujuan saya cuma satu, menciptakan regenerasi bulutangkis Indonesia. Dan karena awalnya saya dari PB Djarum, ya saya harus pulang ke klub ini dan harus bisa melahirkan pebulutangkis hebat dari klub ini," jelasnya.

Baru sekitar satu bulan melatih di PB Djarum, mantan pemain kelahiran Jakarta, 4 Januari 1981 itu melihat banyak atlet-atlet potensi yang berasal dari PB Djarum saat ini.

"Saya rasa di Djarum banyak regenerasi dan calon-calon juara. Mudah-mudahan dengan keadaan pandemi Covid-19 ini tidak menghambat mereka untuk bisa melangkah ke level yang lebih tinggi," papar Vita.

Menariknya, Vita yang juga pernah menjadi mantan pasangan Praveen Jordan, berjanji akan menciptakan kembali Praveen yang baru.

"Mungkin dengan keberadaan di PB Djarum ini bisa menciptakan Jordan yang baru dan bisa bersaing di level Pelatnas atau dunia," tegas Vita.

"Sebenarnya saya sudah menemukan sosok pemain yang cocok dengan kriteria saya di sini. Tinggal dibentuk lagi saja. Intinya kriteria saya kalau cewek harus berani, dan cowok harus kuat. Kalau dapat yang speednya bagus ya lebih baik. Tapi menurut saya speed di ganda campuran tidak terlalu seperti ganda putra, tidak secepat ganda putra," ungkap Vita.

"Mudah-mudahan dalam setahun bisa membawa mereka ke jenjang yang lebih baik seperti masuk Pelatnas atau masuk rangking dunia," pungkas Vita. (ah)