Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Indonesia Andalkan Meiliana/Greysia di Ganda Putri
04 Agustus 2011
Indonesia Andalkan Meiliana/Greysia di Ganda Putri
 
 

Pasangan ganda putri terbaik Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii mempunyai peluang besar menembus babak perempat final kejuaraan dunia 2011. Menilik undian yang telah di terbitkan oleh badan bulutangkis dunia atau Badminton World Federation, Meiliana/Greysia berada dalam daftar unggulan. Finalis Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 ini di hargai sebagai unggulan ke delapan.

MelianaMeiliana/Greysia berada pada paruh undian atas bersama unggulan utama asal China Wang Xiaoli/Yu Yang. Pasangan Indonesia ini langsung melaju ke babak kedua karena mereka mendapat bye di babak pertama. Di babak kedua, mereka masih harus menunggu pemenang antara Anastasia Chervaykova/Maria Korobeyinkova dari Rusia dan Neslihan Kilic/Neslihan Yigit dari Turki. Meiliana/Greysia belum pernah bertemu dengan keduanya, tetapi peluang untuk menundukkan keduanya dan maju ke babak ketiga terbuka lebar. Jika merunut pada daftar peringkat dunia, pasangan Indonesia ini berada pada urutan ke-7, sementara kedua calon lawan berada di luar lima puluh besar dunia atau tepatnya Anastasia Chervaykova/Maria Korobeyinkova pada peringkat 83 dunia sementara Neslihan Kilic/Neslihan Yigit bertengger pada peringkat 109 dunia.

Lawan sepadan mulai di temui pada babak ketiga. Shinta Mulia Sari/Yao Lei dari Singapura akan menjadi lawan di babak ketiga. Pasangan ini tidak bisa dianggap remeh. Meski saat ini hanya menghuni peringkat 20 dunia, tetapi prestasinya mengundang decak kagum. Tahun lalu mereka membuat hattrick dengan menjuarai tiga turnamen secara berurutan. Di mulai saat mereka menjuarai turnamen Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2011 dan di lanjutkan dengan menjuarai India Open Grand Prix Gold 2010. Gelar juara lanjutan yang di raih mereka adalah turnamen sekelas Super Series, yakni LI Ning Singapore Open Super Series 2010. Tetapi Greysia Polii pernah mempermalukan mereka. Dihadapan publiknya sendiri Greysia Polii yang waktu itu berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari pernah mempecundangi mereka pada kejuaraan Aviva Singapore Open Super Series 2009.

Seandainya Meiliana/Greysia mampu menundukkan pasangan Singapura, maka kemungkinan besar mereka bertemu dengan lawan yang belum pernah bisa mereka kalahkan, yakni Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna. Dari tiga kali pertemuan mereka, pasangan Indonesia belum pernah sekalipun berhasil mengalahkan pasangan Jepang yang satu ini. Berharap, London akan menjadi tempat bangkitnya pasangan Indonesia untuk bisa menaklukkan jagoan Jepang.

Ganda putri Pelatnas masih menyertakan satu pasang lagi. Sayangnya Della Destiara Haris/Suci Rizky Andini berada sangat dekat dengan unggulan ketiga Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna. Tetapi sebelum menghadapi sang unggulan, pasangan pelapis pelatnas ini akan menjamu pasangan dari Kanada Grace Gao/Joycelyn Ko. Perbedaan peringkat keduanya yang hanya bertaut dua saja akan menjadikan pertandingan berjalan seimbang. Seandainya Della/Suci yang memenangkan pertandingan, barulah mereka akan menantang pasangan Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna.
Indonesia masih mempunyai satu pasang ganda putri lagi, Vita Marissa/Nadya Melati. Finalis Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011 ini datang dan dihargai sebagai unggulan keduabelas. Mereka langsung melaju ke babak kedua setelah mendapat bye di babak pertama. (AR)