Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Kualifikasi Tertahan, Ganda Putra Banyak Belajar
03 Juli 2012
Kualifikasi Tertahan, Ganda Putra Banyak Belajar
 
 

Meski harus menahan keinginan untuk berlanjut ke babak utama, tiga ganda putra besutan PB Djarum banyak belajar dari hasil yang diperoleh, Senin (2/6). Pelajaran di Victor Indonesia International Challenge 2012, kali ini tentu menjadi modal besar untuk melanjutkan perjuangan di turnamen-turnamen berikutnya. Tiga ganda putra PB Djarum, Arsya Isnanu Ardi Putra/Hantoro, Aldino Alwafi/Muhammad Ardiansyah, Tedi Supriadi/Yanthoni Edi Saputra, harus berhenti usai kalah di babak kualifikasi.

“Kita bermain lepas saja, karena lawan juga jauh di atas kita, sedangkan kita masih di kelas taruna. Pengalaman bermain di Indonesia International Challenge ini tentu banyak menjadi modal,” jelas Tedi.

Tedi berpasangan dengan Yanthoni harus mengakui keunggulan lawan, Kang Dong Ho/Lee Eung Ho. Meski begitu, Tedi/Yanthoni sempat berikan tekanan dengan serangan bertubi pada pasangan Korea tersebut. Keduanya bahkan sempat memimpin tipis perolehan angka pada 17-16, hingga 20 sama. Walau akhirnya kalah dengan 20-22 di game pertama.

Di game kedua, perlawanan terus dilancarkan pasangan taruna ini. Namun sayangnya beberapa kali shuttlecock yang  menyangkut di net, memberikan keuntungan poin bagi lawan. Keduanya kembali tertinggal dengan 18-21. Angka tersebut memupuskan harapan Tedi/Yanthoni untuk terus berlaga.



Menang di babak kualifikasi pertama, Arsya/Hantoro kalahkan pasangan Malaysia, Faiz Rozain/Kai Sheng Wang. Keduanya membungkam pasangan negara tetangga tersebut dengan angka 21-11 dan 21-13. Namun pada babak kualifikasi kedua, Arsya/Hantoro harus berakhir setelah bermain straight game, 8-21 dan 22-20, atas lawannya Yuki Umino/Yuta Yamasaki, dari Jepang.

“Kalah di pertandingan ini, kami mendapat banyak evaluasi dari pelatih,” ujar Arsya angkat bicara. “Komunikasi di lapangan harus lebih ditingkatkan lagi, supaya hasilnya lebih maksimal. Ke depannya masih banyak turnamen yang harus dihadapi,” tambah Arsya.



Pasangan Aldino Alwafi/Muhammad Ardiansyah juga berhenti usai jalani kualifikasi babak kedua. Berhadapan dengan Rio Arif/Ismail Risky Hidayat, Aldino/Ardiansyah bermain dalam dua game. Rio/Ismail melaju setelah rebut angka 21-17 dan 21-11.

Sebelumnya, Aldino/Ardiansyah telah mengalahkan pasangan Indonesia dari Tangkas Specs, Gesstano Ganendra Adwitya/Kaizar Bobby Alexander. Keduanya bermain dalam rubber game, 17-21, 21-16 dan 21-16. Sempat terbawa permainan Gesstano/Kaizar di game pertama, Aldino/Ardiansyah mulai merapatkan serangan di game ketiga. Aldino/Ardiansyah mulai merobek pertahanan lawannya.

Meski berhenti di ganda putra, Tedi dan Arsya akan bermain kembali di sektor ganda campuran. Tedi akan berpasangan dengan Della Augustia Surya, sedangkan Arsya berpasangan dengan Ristya Ayu Nugraheny. (NM)